Kylian Mbappe Gagal Lagi! Kutukan Semifinal Piala Dunia Berlanjut
MADRID, iNews.id - Kylian Mbappe kembali gagal mengakhiri kutukan semifinal Piala Dunia setelah Prancis kalah 0-2 dari Spanyol pada semifinal Piala Dunia 2026, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB. Kekalahan tersebut bukan hanya mengubur harapan Les Bleus mempertahankan peluang juara, tetapi juga memperpanjang catatan unik dalam karier penyerang Real Madrid tersebut.
Mbappe kini telah mengoleksi 20 gol hanya dalam tiga edisi Piala Dunia. Catatan itu menempatkannya sebagai pencetak gol terbanyak kedua sepanjang sejarah turnamen, hanya terpaut satu gol dari Lionel Messi yang mengoleksi 21 gol dan masih berpeluang menambah jumlah golnya di semifinal lainnya melawan Inggris.
Meski memiliki produktivitas luar biasa, ada satu fase turnamen yang terus menjadi penghalang bagi Mbappe. Hingga kini, dia belum pernah mencetak gol di semifinal Piala Dunia.
Saat menghadapi Spanyol pada edisi 2026, Mbappe kembali dipercaya tampil sejak menit pertama. Namun, dia gagal mencatatkan namanya di papan skor sehingga rekor tanpa gol di semifinal kembali berlanjut.
Catatan tersebut bukan kali pertama terjadi. Pada Piala Dunia 2018 di Rusia, Prancis menyingkirkan Belgia dengan skor 1-0 lewat gol Samuel Umtiti. Mbappe tampil sepanjang pertandingan, tetapi gagal mencetak gol.
Empat tahun kemudian di Piala Dunia 2022 Qatar, Les Bleus kembali lolos ke final usai mengalahkan Maroko 2-0. Gol kemenangan dicetak Theo Hernandez dan Randal Kolo Muani, sementara Mbappe lagi-lagi tidak mampu membobol gawang lawan.
Kekalahan dari Spanyol membuat Mbappe kini melewati tiga edisi Piala Dunia secara beruntun tanpa satu pun gol di babak semifinal. Statistik tersebut menjadi salah satu catatan paling mengejutkan dalam perjalanan kariernya di turnamen terbesar sepak bola dunia.
Di luar semifinal, Mbappe tampil sebagai mesin gol yang nyaris tak terbendung. Gol pertamanya di Piala Dunia lahir pada fase grup edisi 2018 saat membawa Prancis mengalahkan Peru.
Pada Piala Dunia 2022, dia mencetak gol ke gawang Australia, memborong dua gol saat menghadapi Denmark, kembali mencetak dua gol melawan Polandia di babak 16 besar, lalu mengukir hattrick spektakuler pada final kontra Argentina.
Produktivitas tersebut berlanjut pada Piala Dunia 2026. Mbappe mencetak dua gol ke gawang Senegal, satu gol saat menghadapi Irak, dua gol melawan Swedia di babak 32 besar, mencetak gol kemenangan atas Paraguay pada 16 besar, serta membukukan gol pertamanya di perempat final Piala Dunia ketika menghadapi Maroko.
Ironisnya, pemain yang dikenal sangat tajam di partai final justru tidak akan tampil pada laga puncak tahun ini. Untuk pertama kalinya sepanjang kariernya di Piala Dunia, Mbappe gagal membawa Prancis melaju ke final.
Meski demikian, Mbappe masih berstatus sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah final Piala Dunia dengan empat gol. Dia mencetak satu gol saat final Piala Dunia 2018 melawan Kroasia dan tiga gol ketika menghadapi Argentina pada final Piala Dunia 2022.
Jumlah tersebut membuat Mbappe unggul atas sejumlah legenda sepak bola dunia seperti Geoff Hurst, Pelé, Vavá, dan Zinedine Zidane yang sama-sama mengoleksi tiga gol di partai final Piala Dunia.
Namun, tersingkirnya Prancis oleh Spanyol kembali menegaskan satu fakta menarik, yakni semifinal masih menjadi satu-satunya panggung yang belum berhasil Mbappe taklukkan di Piala Dunia.
Editor: Reynaldi Hermawan