Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Xavi Sebut Messi Sepakat Kembali ke Barcelona usai Juara Piala Dunia, tapi Gagal Gegara Laporta
Advertisement . Scroll to see content

Laga Perpisahan Xavi Hernandez Berujung Kekalahan bersama Al Sadd

Selasa, 21 Mei 2019 - 14:00:00 WIB
Laga Perpisahan Xavi Hernandez Berujung Kekalahan bersama Al Sadd
Xavi Hernandez (6) mendapat penghormatan saat melakoni laga terakhirnya bersama klub Qatar Al Sadd kontra Persepolis asal Iran pada babak penyisihan Grup D Liga Champions Asia di Azadi Stadium, Senin (20/5/2019) malam. (Foto: Al Sadd)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id – Gelandang veteran Spanyol Xavi Hernandez menutup karier emasnya sebagai pemain dengan kekalahan Al-Sadd 0-2 dari klub Iran Persepolis pada babak penyisihan Grup D Liga Champions Asia di Azadi Stadium, Senin (20/5/2019) malam. 
 
Kekalahan Al Sadd itu diakibatkan gol Mehdi Torabi pada menit ke-16, serta torehan Ali Alipour (67). Kekalahan ini merupakan yang kedua secara beruntun, setelah sebelumnya mereka ditaklukkan Al Duhail 1-4, pekan lalu. Meski begitu, Xavi tetap mendapat penghormatan dari pihak Persepolis. 
 
Sejak bergabung dengan Al Sadd pada 2015 lalu mantan bintang tim nasional Spanyol tersebut menjadi tulang punggung tim. Selain gelar liga, Xavi juga mempersembahkan trofi Piala Emir Qatar, Piala Qatar dan Piala Sheikh Jassim pada 2017 lalu untuk klub berjulukan Al-Zaeem itu. 
 
Sebelum bergabung dengan Al-Sadd, Xavi menghabiskan sebagian besar waktunya bersama Barcelona. Sejak bergabung dengan tim junior pada tahun 1997, Xavi menjelma menjadi sosok penting untuk Blaugrana
 
Total 767 petandingan dan 85 gol sudah dibukukannya dengan Barca. Dia juga turut memberikan 8 gelar juara La Liga, tiga trofi Copa del Rey, serta 4 gelar juara Liga Champions. Mantan pemain Barcelona tersebut berniat menjadi pelatih, setelah karier bermainnya usai.  
 
Xavi bahkan sudah menetapkan strategi apa yang akan digunakan jika menjadi pelatih. Dia menegaskan bakal memegang teguh filosofi penguasaan bola. Filosofi penguasaan bola memang tak bisa dilepaskan dari jebolan La Masia tersebut.  
 
Penguasaan bola memang menjadi filosofi permainan yang diterapkan Barcelona. Pada strategi tersebut, Xavi memiliki peran penting sebagai pivote tim. Oleh sebab itu, dia amat memahami bagaimana strategi ini bisa berjalan.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut