Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AS Roma Gagal Datangkan Mason Greenwood, Langsung Bidik Bintang Piala Dunia 2026
Advertisement . Scroll to see content

Legenda Brasil Minta Carlo Ancelotti Segera Dipecat: Robek Kontraknya!

Kamis, 09 Juli 2026 - 19:00:00 WIB
Legenda Brasil Minta Carlo Ancelotti Segera Dipecat: Robek Kontraknya!
Romario mendesak Carlo Ancelotti dipecat usai Brasil tersingkir dari Piala Dunia 2026 (Foto: The Sun)
Advertisement . Scroll to see content

MIAMI, iNews.id -Carlo Ancelotti mendapat tekanan besar setelah Brasil tersingkir dari Piala Dunia 2026. Legenda Tim Samba, Romario, bahkan secara terbuka mendesak Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) segera memecat pelatih asal Italia tersebut usai kekalahan mengejutkan dari Norwegia.

Brasil harus mengakhiri langkah pada babak 16 besar setelah takluk 1-2 dari Norwegia. Erling Haaland menjadi mimpi buruk Tim Samba lewat dua golnya, sedangkan Brasil hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui penalti Neymar pada masa injury time.

Hasil itu memicu gelombang kritik dari publik Brasil. Banyak suporter menilai performa Selecao jauh dari harapan sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026.

Romario Desak CBF Pecat Ancelotti

Romario menjadi sosok paling vokal menyuarakan kekecewaannya. Juara Piala Dunia 1994 tersebut menilai Ancelotti sudah membuat Brasil dipermalukan di panggung terbesar sepak bola dunia.

Dalam wawancaranya bersama Liberta Depre, Romario mengatakan, "Tidak ada alasan bagi Ancelotti untuk tetap menjadi pelatih tim nasional Brasil setelah kegagalan ini, setelah rasa malu yang dia sebabkan (saat melawan Norwegia)."

Dia melanjutkan, "Saya akan merobek kontraknya dan menyuruhnya membawa masalah itu ke pengadilan."

Ironisnya, sebelum pertandingan dimulai Romario sempat terlihat memeluk Ancelotti di Stadion MetLife saat bertugas sebagai penyiar pertandingan. Namun, kekalahan tersebut mengubah total sikap mantan striker legendaris itu.

Romario juga melontarkan kritik keras kepada penyerang muda Endrick yang gagal memanfaatkan peluang emas saat berhadapan satu lawan satu dengan kiper Norwegia.

Menurut Romario, "Saya menyukai Endrick dan dia akan menjadi pemain yang memberikan banyak kebahagiaan bagi kami, tetapi saat melawan Norwegia dia bermain sangat buruk."

Dia menambahkan, "Orang-orang berkata, 'Dia masih muda', tetapi dia harus mencetak gol sialan itu. Muda, setengah baya, tua, saya tidak peduli."

Ancelotti Masih Dipertahankan Brasil

Meski tekanan terus meningkat, posisi Ancelotti untuk saat ini masih aman. Pelatih yang memiliki kontrak hingga 2030 tersebut tetap mendapat dukungan dari Federasi Sepak Bola Brasil.

Koordinator Timnas Brasil, Rodrigo Caetano, menegaskan Ancelotti akan tetap memimpin proyek jangka panjang Selecao.

Dia mengatakan, "Dia adalah pelatih kami dan akan tetap menjadi pelatih sepanjang siklus ini."

Caetano juga menilai kegagalan Brasil bukan semata-mata kesalahan pelatih.

"Salah satu penyebab utama kegagalan kami di Piala Dunia ini adalah karena kami tidak memiliki arahan yang stabil dalam jangka panjang untuk mempersiapkan tim nasional sebagaimana mestinya menghadapi Piala Dunia. Kami tidak boleh mengulangi kesalahan yang sama."

Sementara itu, Ancelotti mengaku sangat kecewa dengan hasil tersebut. Namun dia menegaskan kekalahan ini harus menjadi pelajaran penting untuk membangun masa depan Timnas Brasil.

"Kekalahan ini menjadi langkah pertama dalam siklus baru tim nasional ini," tutur Ancelotti.

"Bagi saya, hasil ini sangat mengecewakan dan menghadirkan kesedihan yang besar, tetapi juga memberikan pengalaman yang sangat berharga dengan kelompok pemain yang luar biasa. Saya ingin berterima kasih kepada para pemain atas atmosfer yang mereka ciptakan."

Pelatih asal Italia itu juga mengakui Norwegia tampil sangat baik pada pertandingan tersebut.

"Segalanya tidak selalu berjalan sesuai keinginan kami. Hari ini kami tidak pantas kalah, tetapi lawan juga harus dihargai karena memiliki pemain-pemain luar biasa yang mampu membuat perbedaan."

Dia menutup pernyataannya dengan optimistis menatap masa depan.

"Sekarang kami harus mengelola kesedihan besar ini dan mulai memikirkan masa depan tim nasional yang memiliki kelompok pemain muda menarik, pemain senior berkualitas, serta para veteran yang masih bisa terus memberikan kontribusi."

Meski dihujani kritik usai kegagalan di Piala Dunia 2026, Ancelotti tetap tercatat sebagai salah satu pelatih tersukses sepanjang sejarah sepak bola. Dia pernah menjuarai liga di lima kompetisi elite Eropa dan mengoleksi lima trofi Liga Champions.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut