Lepas Timnas U-19 ke Thailand, Ketum PSSI Pastikan Ada Promosi-Degradasi Pemain
TANGERANG, iNews.id – Ketum PSSI Komjen Pol. Mochamad Iriawan alias Iwan Bule melepas Timnas Indonesia U-19 untuk pemusatan latihan (TC) di Thailand.
Mantan Kapolda Metro Jaya itu juga menegaskan akan terus memantau perkembangan tim ini, dan memastikan ada promosi dan degradasi para pemain yang akan dilakukan secara berkala.
"Jumlahnya masih bisa bertambah atau berkurang. Ini tentu menjadi perhatian pelatih," ujar Iwan Bule di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (20/1/2020).
Iwan Bule menambahkan, performa Timnas U-19 akan dipantau dengan saksama selama pemusatan latihan maupun pertandingan-pertandingan uji coba.
PSSI, lanjut Iriawan, hanya memilih pemain terbaik dari yang terbaik. Sebab, mereka nantinya diproyeksikan untuk berlaga di Piala Dunia U-20 tahun 2021.
"Kami mau yang terbaik dari yang terbaik agar mampu memberikan perlawanan kepada negara-negara lain di Piala Dunia U-20," katanya.
Saat ini, Timnas U-19 yang berangkat ke Thailand untuk mengikuti TC dan latihan uji coba pada 20 Januari-1 Februari beranggotakan 28 pemain.
Namun, jumlah itu belum termasuk para pemain Garuda Select yang saat ini tengah berada di Italia. Saat ini, ada enam pemain Garuda Select yang sejatinya dipanggil untuk seleksi timnas U-19 yaitu Risky Muhammad, Brylian Aldama, David Maulana, Fajar Fatur, Bagus Kahfi dan Andre Oktaviansyah.
"Semoga nantinya tim inti terbentuk dari perpaduan pemain yang ada saat ini dan Garuda Select," tutur Iwan Bule.
Asisten Manajer Pelatih Timnas Indonesia Indra Sjafri mengamini promosi-degradasi pemain Timnas U-19. Artinya, belum ada pemain yang benar-benar aman posisinya di skuat.
"Ini baru awal kami membangun tim," ujar Indra, yang bersama Shin Tae-Yong turut mendampingi Timnas U-19 ke Thailand.
Sebelum berkompetisi di Piala Dunia U-20 2021, pada 2020, Timnas U-19 akan mengikuti Piala AFF U-19, yang waktunya belum ditentukan, dan Piala Asia U-19 2020 di Uzbekistan, 14-31 Oktober mendatang.
Editor: Abdul Haris