Liga Korea Selatan Segera Bergulir, Pemain Dilarang Ngobrol dan Salaman
SEOUL, iNews.id – Liga Korea Selatan (Korsel) atau K-League akan memulai musim baru, Jumat (8/5/2020). Sejumlah protokol untuk menghindari penyebaran virus corona (COVID-19) digulirkan, di antaranya para pemain dilarang mengobrol dan bersalaman.
Awalnya, K-League dijadwalkan dimulai pada Februari lalu. Namun, rencana itu terpaksa ditunda karena pandemi virus corona.
Namun, kini pemerintah setempat mengizinkan segala kompetisi olahraga digulirkan, termasuk K-League. Negeri Ginseng akan bergabung dengan beberapa negara lain seperti Belarusia, Burundi, Tajikistan dan Nikaragua yang akan memulai liga ditengah pandemi.
Sebagai laga pembuka, juara bertahan dalam tiga musim terakhir Jeonbuk Motors akan menghadapi Suwon Bluewings.
Resmi: Bundesliga Jerman 2019/2020 Kembali Bergulir 15 Mei
Bukan hanya bertanding tanpa penonton, K-League juga menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat, termasuk melarang jabat tangan, pembatasan pemain berbicara dengan rekan satu tim, lawan dan ofisial, dan pelatih harus mengenakan masker.
“Meludah atau buang ingus dilarang dan pemain harus menahan diri dari mengobrol secara dekat," kata juru bicara K-League, Woo Cheoung-sik, dikutip BBC.
Liga Bisbol Bergulir, Korsel Negara Pertama Gelar Kompetisi di Tengah Pandemi
“Selama pertandingan, pemain yang terbiasa meludah atau berbicara dengan cermat akan diperingatkan, tuturnya.
Striker asing uwon Samsung Bluewings, Adam Taggart. Top Skor K-League musim lalu dengan 20 gol tidak yakin aturan baru itu akan dipatuhi.
"Kami masih menunggu untuk mendapatkan penjelasan lengkap tentang itu. Bagian pembicaraan, jika itu benar, akan menjadi hal yang sulit," kata mesin gol asal Australia itu.
"Meskipun saya tidak berbicara bahasa Korea, Anda masih dapat berkomunikasi dengan rekan satu tim Anda. Jadi saya tidak benar-benar mengerti jika kita akan dihukum jika kita bicara. Anda bisa bayangkan akan ada kartu merah kiri, kanan dan tengah karena berbicara,” ujarnya.
Editor: Abdul Haris