Liverpool Krisis Penyerang jelang Lawan Man City! Dua Bintang Dipastikan Absen
LIVERPOOL, iNews.id – Liverpool mendapat pukulan telak menjelang pertandingan melawan Manchester City dalam lanjutan Liga Inggris 2026-2027. Dua penyerang andalan The Reds, Alexander Isak dan Cody Gakpo, dipastikan absen akibat cedera. Situasi tersebut membuat pelatih Andoni Iraola mempertimbangkan penyerang muda Lewis Koumas sebagai pengganti di lini depan.
Liverpool akan menjamu Manchester City di Stadion Anfield, Minggu (11/10/2026). Pertandingan ini menjadi ujian berat bagi skuad Iraola karena lawan yang dihadapi merupakan pemuncak klasemen Liga Inggris dengan catatan sempurna dari lima pertandingan pertama.
Kondisi Liverpool sebenarnya cukup menjanjikan sebelum jeda internasional. The Reds mencatat empat kemenangan dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi, termasuk kemenangan 1-0 atas Bournemouth di Stadion Vitality. Namun, masalah kebugaran pemain mengancam persiapan mereka menghadapi Manchester City.
Iraola mengonfirmasi Isak dan Gakpo tidak akan tersedia untuk pertandingan tersebut. Keduanya mengalami cedera ketika menjalani tugas bersama tim nasional masing-masing sepanjang jeda internasional.
"Ya, Alex Isak dan Gakpo tidak akan bermain. Sayangnya, mereka belum siap untuk kami. Cedera terjadi saat jeda internasional. Anda selalu berharap dokter tidak menelepon, tetapi kami kurang beruntung. Mereka tidak akan terlibat dalam pertandingan ini," kata Iraola, dikutip dari Soccerway.
Gakpo mengalami cedera pergelangan kaki yang diduga terjadi akibat tekel keras. Meski sudah menjalani proses pemulihan, pemain asal Belanda tersebut masih merasakan nyeri sehingga belum memungkinkan untuk diturunkan.
"Gakpo mengalami cedera pergelangan kaki. Kondisinya bergantung pada bagaimana dia mengatasi rasa sakit. Saya pikir cedera itu akibat tekel buruk. Dia sedang menjalani pemulihan, tetapi tidak akan siap untuk Minggu," ujar Iraola.
Sementara itu, Isak mengalami masalah pada bagian paha. Iraola belum dapat memastikan kapan penyerang asal Swedia tersebut kembali bermain, meski hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan indikasi cedera jangka panjang.
"Isak mengalami cedera paha. Dia akan kembali ketika merasa siap. Cedera mereka tampaknya bukan cedera jangka panjang, tetapi keduanya tidak siap untuk Minggu," ucapnya.
Absennya Isak dan Gakpo membuat pilihan penyerang Liverpool semakin terbatas. Hugo Ekitike juga belum tersedia, sementara Federico Chiesa berpeluang pulih tetapi belum mendapatkan menit bermain.
Iraola menyebut Lewis Koumas menjadi satu-satunya penyerang tengah murni yang tersedia saat ini. Meski usianya masih muda, sang pelatih percaya Koumas memiliki kemampuan untuk menghadapi tantangan tersebut.
"Koumas mendapat kepercayaan kami. Ini bukan kejutan besar. Dia sudah menunjukkan kesiapan untuk bermain. Kami memiliki pemain lain yang bisa mengisi posisi tersebut, jadi kami akan mengambil keputusan," kata Iraola.
Pelatih asal Spanyol itu juga mempertimbangkan Bradley Barcola sebagai alternatif. Pemain asal Prancis tersebut dinilai memiliki fleksibilitas karena mampu beroperasi sebagai penyerang sayap kiri maupun penyerang tengah.
"Dia pernah bermain sebagai penyerang sayap kiri dan juga penyerang tengah, sehingga bisa mengisi tiga posisi di lini depan," ujar Iraola mengenai Barcola.
Iraola belum menutup kemungkinan menggunakan Chiesa apabila kondisinya membaik. Namun, keterbatasan pilihan membuat Koumas menjadi salah satu kandidat paling menonjol untuk mengisi posisi ujung tombak.
"Kami juga belum bisa memainkan Hugo Ekitike, yang sangat saya nantikan untuk kembali tersedia. Mungkin Chiesa akan pulih, tetapi dia belum bermain satu menit pun. Untuk posisi penyerang nomor sembilan, saat ini kami hanya memiliki Koumas. Kami punya beberapa pilihan, termasuk pemain sayap yang pernah bermain sebagai penyerang tengah," tuturnya.
Di tengah persoalan lini depan, Liverpool mendapat kabar positif dari Jeremy Jacquet. Iraola memastikan pemain tersebut sudah pulih dan siap kembali mengikuti persiapan tim.
"Dia bugar dan siap bermain. Kondisinya akan baik-baik saja. Kami masih perlu berlatih besok," kata Iraola.
Manchester City datang ke Anfield dengan status pemimpin klasemen setelah memenangkan seluruh lima pertandingan awal Liga Inggris. Liverpool sendiri masih belum terkalahkan, tetapi baru mengumpulkan sembilan poin dari dua kemenangan dan tiga hasil imbang.
Pertemuan kedua tim juga berlangsung di tengah sorotan terhadap kasus pelanggaran aturan keuangan Manchester City. Klub tersebut telah dinyatakan bersalah oleh komisi independen atas pelanggaran aturan keuangan Liga Inggris dan mengajukan banding atas putusan tersebut.
"Saya pikir ketidakpastian tidak baik bagi siapa pun yang terlibat. Namun, prosesnya masih berlangsung, jadi kami harus bersabar," ujar Iraola.
Terlepas dari situasi tersebut, Iraola tetap antusias menghadapi pemuncak klasemen. Dia berharap para pemain Liverpool mampu menunjukkan kualitas terbaik di hadapan pendukung sendiri.
"Ini pertandingan yang menarik, bermain di kandang sendiri, di Anfield, melawan pemuncak klasemen. Mereka memenangkan seluruh pertandingan. Mereka akan berusaha menang, begitu juga kami. Kami harus siap dan memberikan sesuatu kepada para pendukung. Saya berharap kami bisa tampil pada level yang dibutuhkan," katanya.
Iraola menilai hasil pertandingan tersebut belum akan menentukan perjalanan kedua klub sepanjang musim. Kompetisi baru memasuki pertandingan keenam sehingga masih banyak kesempatan untuk memperbaiki posisi klasemen.
"Musim masih sangat awal, apa pun yang terjadi pada Minggu. Baru lima pertandingan, tetapi kami memang senang menghadapi tim seperti City dan menunjukkan level permainan kami. Ini pertandingan besar bagi semua yang terlibat dan momen yang menarik," ujarnya.
Dia juga memastikan para pemain berusaha menjaga konsentrasi meski pertandingan berlangsung di tengah berbagai persoalan di luar lapangan.
"Saya pikir tuntutan pertandingan ini begitu tinggi sehingga para pemain tidak terlalu memikirkan hal-hal di luar pertandingan. Mereka tahu harus tampil pada level yang sangat tinggi. Mereka fokus pada hal tersebut. Mereka mungkin memiliki pendapat masing-masing, tetapi tetap fokus," kata Iraola.
Persiapan Liverpool semakin menantang karena jadwal padat sudah menanti setelah pertandingan melawan Manchester City. The Reds juga harus kembali menjalani pertandingan Liga Champions dengan kondisi sejumlah pemain belum pulih.
"Kami tidak memiliki banyak waktu untuk berlatih bersama seluruh tim. Situasi ini juga dialami setiap klub, jadi kami tidak bisa menjadikannya alasan. Saya punya waktu untuk menonton dan menganalisis, tetapi kami harus beradaptasi dengan cedera," ucap Iraola.
"Alex, kemudian Cody, dan sekarang kami menghadapi City, lalu Liga Champions. Dengan rangkaian pertandingan seperti ini, kami harus terbiasa menghadapinya," tambahnya.
Laga melawan Manchester City kini menjadi kesempatan bagi Iraola untuk menguji kedalaman skuad Liverpool. Jika Koumas mendapat kepercayaan tampil, penyerang muda tersebut berpeluang membuktikan kemampuannya dalam pertandingan besar di Anfield.
Editor: Abdul Haris