Liverpool Temukan Pengganti Alexis Mac Allister, Tapi Harus Siapkan Rp1,78 Triliun
LIVERPOOL, iNews.id - Liverpool mulai dikaitkan dengan Adam Wharton sebagai calon pengganti Alexis Mac Allister yang masa depannya di Anfield semakin tidak pasti.
Situasi Mac Allister berubah setelah gelandang asal Argentina itu mengungkapkan kekecewaannya karena Liverpool belum menawarkan kontrak baru kepadanya. Padahal, rekan setimnya, Dominik Szoboszlai dan Ryan Gravenberch, sudah mendapatkan perpanjangan kontrak tahun ini.
Mac Allister menyampaikan pernyataan tersebut pada Selasa sebelum Liverpool menghadapi Atletico Madrid di Liga Champions. Pemain berusia 27 tahun itu masih terikat kontrak hingga Juni 2028, tetapi kondisi tersebut tidak menghentikan munculnya spekulasi mengenai masa depannya.
“Saya menerima kabar klub tidak berada dalam posisi untuk menawarkan kontrak baru kepada saya yang tentu saja membuat saya sangat, sangat sedih,” ujar Mac Allister dikutip dari Sport Bible.
Mac Allister sebenarnya memiliki peluang meninggalkan Liverpool pada bursa transfer musim panas. Manchester City sempat menunjukkan ketertarikan sebelum memilih merekrut Enzo Fernandez dari Chelsea dengan nilai transfer mencapai 125 juta pounds atau sekitar Rp2,97 triliun.
Belum ada kontak langsung antara Mac Allister dan Liverpool terkait perpanjangan kontrak. Namun, keputusan klub memberikan kontrak baru kepada Szoboszlai dan Gravenberch sementara belum memberikan tawaran serupa kepada Mac Allister menjadi perhatian.
Situasi tersebut semakin menarik karena Liverpool disebut sudah lama memantau gelandang Crystal Palace, Adam Wharton. Menurut laporan TEAMtalk, peluang Palace mempertahankan pemain berusia 22 tahun itu disebut sangat kecil setelah mereka sebelumnya berhasil mempertahankan aset berharga tersebut.
Wharton memiliki ambisi bermain secara reguler di kompetisi Eropa. Dia turut membantu Crystal Palace meraih trofi Europa Conference League pada Mei lalu, sehingga kepindahan ke Liverpool berpotensi menjadi langkah berikutnya dalam kariernya.
Liverpool bukan satu-satunya klub yang tertarik. Newcastle United juga terus memantau situasi Wharton, sedangkan Chelsea memasukkan namanya dalam daftar incaran. Namun, Wharton disebut berada di belakang Lamine Camara dan Alex Scott dalam daftar prioritas Chelsea.
Crystal Palace diperkirakan baru akan mempertimbangkan penjualan Wharton pada 2027 jika ada tawaran minimal 75 juta pounds atau sekitar Rp1,78 triliun.
Nilai tersebut memang sangat besar, tetapi Wharton dinilai memiliki profil yang cocok untuk menjadi penerus jangka panjang Mac Allister di lini tengah Liverpool. Gelandang Inggris itu dikenal sebagai salah satu pemain Premier League yang menonjol dalam peran pengatur permainan dari area dalam.
Statistik musim lalu turut memperkuat daya tarik Wharton. Berdasarkan data FotMob, dia rata-rata mencatat 8,26 umpan pemecah garis per 90 menit, 0,26 expected assists (xA), serta 1,55 peluang yang diciptakan setiap pertandingan di Premier League.
Mac Allister mencatat angka lebih rendah dalam tiga kategori tersebut. Dia menghasilkan rata-rata 6,19 umpan pemecah garis, 0,06 xA, dan 1,18 peluang yang diciptakan per 90 menit.
Perbandingan tersebut menunjukkan Wharton memiliki kontribusi lebih besar dalam mengalirkan bola ke area depan. Kemampuan tersebut menjadi semakin penting bagi Liverpool setelah mereka dinilai kesulitan mengontrol pertandingan dari lini tengah dalam beberapa kesempatan.
Wharton juga memiliki statistik defensif yang lebih menonjol. Dia rata-rata mencatat 5,8 recovery bola dibandingkan 3,79 milik Mac Allister serta 10,78 kontribusi defensif berbanding 7,78.
Keunggulan Wharton tidak hanya terletak pada kemampuan mengatur tempo permainan. Usianya yang baru 22 tahun juga membuat dia masih memiliki ruang besar untuk berkembang jika Liverpool benar-benar mengambil langkah untuk merekrutnya.
Jika Mac Allister akhirnya meninggalkan Anfield, Liverpool memiliki opsi untuk mengalihkan perhatian kepada Wharton. Namun, rencana tersebut tidak akan murah karena Crystal Palace telah memasang banderol setidaknya 75 juta pounds atau sekitar Rp1,78 triliun.
Editor: Reynaldi Hermawan