Malik Risaldi Ungkap Alasan Terima Pinangan Persebaya Surabaya
SURABAYA, iNews.id - Malik Risaldi mengungkap alasan dirinya menerima pinangan Persebaya Surabaya. Sang striker dibajak dari tim tetangga usai kontraknya habis bersama Madura United.
Malik melengkapi trisula lini depan Persebaya. Dua posisi lain sudah dihuni oleh pemain asing, masing-masing winger Bruno Moreira dan striker Flavio Silva.
Malik merupakan salah satu pemain lokal cemerlang di dua musim terakhir. Pesepak bola kelahiran Surabaya ini merupakan jebolan Persela U-21 dan tim WCP Academy di Gresik.
Sepanjang dua musim sejak 2022-2023 dan 2023-2024, Malik menjelma sebagai punggawa andalan Laskar Sappe Kerap, julukan Madura United.
Malik Risaldi Belum Puas usai Debut Timnas Indonesia, Ada Masalah Apa?
Tercatat sudah 66 kali penampilan dengan 4.253 menit bermain bersama Madura United selama dua musim terakhir. Total torehan golnya mencapai 16 gol, bahkan di musim 2023-2024, dari 33 pertandingan dia mencatatkan 13 gol, serta empat assist, dan menjadi pemain lokal pencetak gol terbanyak.
Malik Risaldi mengaku memutuskan bergabung ke Bajul Ijo karena tim kebanggaan masyarakat Surabaya ini memberikan tawaran paling serius. Apalagi manajemen juga tengah berhasrat membawa Persebaya dengan target tinggi.
Terungkap! Ini Alasan Shin Tae-yong Pilih Malik Risaldi Ketimbang Ramadhan Sananta
"Persebaya yang paling serius memberi tawaran dan punya target tinggi. Saya targetnya banyak berkontribusi, banyak untuk Persebaya dan membawa Persebaya lebih baik lagi," kata Malik Risaldi, dikonfirmasi Jumat (28/6/2024).
Namun usai diikat kontrak oleh Persebaya, dia tak bisa langsung bergabung dengan tim. Sebab pesepak bola berusia 27 tahun ini masih harus memenuhi panggilan Tim Nasional (Timnas) Indonesia, untuk kualifikasi Piala Dunia di bawah asuhan Shin Tae-yong.
Pelatih Madura United Tahu Malik Risaldi Dipanggil Timnas Indonesia dari Media Sosial, Kok Bisa?
"Senang bisa latihan bersama Persebaya anak-anaknya juga welcome semua, berlatihnya juga. Kalau sama anak-anak udah banyak yang kenal," tukasnya.
Editor: Abdul Haris