Man City Temukan Harta Karun Baru! Haaland Ungkap Pemain 18 Tahun yang Bikin Semua Terpukau
MANCHESTER, iNews.id – Manchester City menemukan talenta baru dalam sosok Ayyoub Bouaddi setelah pemain berusia 18 tahun itu tampil mengesankan saat membantu timnya mengalahkan FC Porto 2-0 pada laga pembuka Liga Champions 2026-2027. Erling Haaland bahkan menyebut gelandang muda tersebut sebagai “permata” baru The Citizens setelah melihat kualitasnya di lapangan maupun dalam sesi latihan.
Man City meraih kemenangan penting saat bertandang ke Stadion do Dragao, Portugal, Rabu (9/9/2026) dini hari WIB. Dua gol Haaland pada babak kedua memastikan tim asuhan Enzo Maresca membawa pulang tiga poin dalam pertandingan yang menjadi ujian awal bagi skuad baru mereka.
Haaland menjadi pemain terbaik dalam laga tersebut berkat dua gol yang dia cetak. Namun, perhatian besar juga tertuju kepada Bouaddi, pemain anyar yang didatangkan dari Lille dengan nilai transfer 85,7 juta poundsterling atau sekitar Rp2,03 triliun.
Bouaddi dipercaya tampil sebagai starter untuk pertama kalinya bersama Man City. Meski masih berusia 18 tahun, dia mampu menunjukkan ketenangan menghadapi atmosfer Liga Champions dan tekanan bermain bersama klub besar Inggris.

Usai pertandingan, Haaland memberikan pujian tinggi kepada Bouaddi. Penyerang asal Norwegia itu menilai pemain muda asal Prancis tersebut memiliki kualitas besar dan menunjukkan perkembangan luar biasa sejak bergabung dengan Manchester City.
“Dia bermain dengan sangat, sangat bagus. Dalam beberapa pekan terakhir saat latihan, saya sudah mengatakan kepada ketua klub (Khaldoon Al Mubarak) kalau dia luar biasa dalam latihan dan semuanya. Saya pikir kami memiliki permata di sini,” ujar Haaland, dikutip dari Daily Mail.
Meski memberikan pujian, Haaland tetap melontarkan candaan kepada rekan barunya tersebut. Dia mengaku sempat kesal karena Bouaddi tidak memberikan umpan kepadanya dalam sebuah peluang di babak kedua.
“Sejujurnya, saya pikir dia seharusnya memberikan bola kepada saya pada babak kedua. Saya benar-benar sendirian, jadi saya sedikit marah. Saya akan mengatakan kepadanya sekarang, tetapi dia bermain bagus, kecuali umpan itu,” kata Haaland sambil tersenyum.
Komentar Haaland menunjukkan kepercayaan besar terhadap kemampuan Bouaddi. Bagi pemain muda tersebut, dukungan dari salah satu striker terbaik dunia menjadi dorongan besar untuk berkembang bersama Manchester City.
Tidak hanya Haaland, pelatih Manchester City Enzo Maresca juga terkesan dengan penampilan Bouaddi. Mantan asisten Pep Guardiola tersebut menilai sang pemain memiliki mental kuat meski baru menjalani pertandingan besar di Liga Champions.
“Oh Tuhan! Bouaddi sangat bagus. Saat melawan Coventry dia kehilangan dua bola, lalu setelah itu dia tetap berada di dalam kotak penalti kami dengan tenang. Ini menunjukkan betapa bagusnya dia karena pemain mana pun setelah kehilangan dua umpan bisa panik,” ujar Maresca.
“Anda tidak menyangka pemain berusia 18 tahun bisa mengelola pertandingan seperti ini dan dia tampil luar biasa. Saya tidak melihat dia panik sedikit pun. Ini alasan mengapa dia ada bersama kami,” lanjutnya.
Sejak menggantikan Pep Guardiola, Maresca mulai menunjukkan hasil positif bersama Man City. Dia sudah mencatatkan empat kemenangan dari lima pertandingan awalnya sebagai pelatih utama klub tersebut.
Haaland menegaskan The Citizens harus terus berkembang karena target klub selalu sama, yakni memenangkan pertandingan dan meraih trofi. Dia berharap Maresca puas dengan kemenangan tandang melawan Porto yang berlangsung dalam atmosfer sulit.
“Kami harus belajar. Enzo harus menuntut banyak dari kami. Kami juga harus menuntut banyak satu sama lain. Kami harus memenangkan pertandingan karena di Manchester City Anda harus menang dan memenangkan trofi,” tutur Haaland.
Manchester City kini mengalihkan fokus ke laga besar berikutnya. Mereka akan menghadapi Manchester United dalam derby Manchester pertama musim ini di Old Trafford pada Minggu mendatang. Duel tersebut menjadi kesempatan bagi Maresca dan skuad barunya untuk membuktikan perkembangan tim setelah awal musim yang menjanjikan.
Editor: Abdul Haris