Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Valverde Cedera di Kepala usai Ribut dengan Tchouameni saat Latihan Real Madrid
Advertisement . Scroll to see content

Marco Verratti Merasa PSG Tak Patut Kalah

Kamis, 15 Februari 2018 - 17:54:00 WIB
Marco Verratti Merasa PSG Tak Patut Kalah
Gelandang PSG Marco Verratti tengah beraksi ketika Les Parisien dikalahkan Real Madrid 1-3 di Liga Champions, Kamis (15/2/2018) dini hari WIB. (Foto: AFP/ Gabriel Buoys)
Advertisement . Scroll to see content

MADRID, iNews.id - Paris Saint-Germain (PSG) akhirnya harus mengakui keunggulan Real Madrid dengan skor 1-3, pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (15/2/2018) dini hari WIB. Namun, menurut gelandang PSG Marco Verratti, timnya tak pantas kalah.

PSG sebenarnya berhasil unggul lebih dulu lewat gol Adrian Rabiot pada menit ke-33. Sayang, penyerang Madrid Cristiano Ronaldo, berhasil menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalti jelang babak pertama berakhir.

Pada babak kedua, PSG terus ditekan oleh Madrid sehingga kebobolan dua gol lewat Ronaldo dan juga Marcelo. Tetapi Verratti menegaskan, timnya tak pantas kalah dengan perbedaan skor yang cukup mencolok.

Gelandang kreatif asal Italia itu pun mengungkaplam kekalahan ini belum menjadi akhir dari segalanya. Pada pertemuan kedua di Parc des Princes, Verratti merasa yakin timnya akan tampil lebih percaya diri.

“Saya pikir hasil 1-1 di babak pertama cukup adil. Setelah rehat, saya pikir kami pantas untuk menang, namun malah takluk 1-3. Ketika anda menghadapi tim besar, anda harus bermain lebih tajam. Kami masih memiliki kesempatan bagus, dan akan menemukan kepercayaan diri di kandang,” tuturnya kepada Premium Sport.

“Kami dua kali ditaklukan oleh tim yang berhasil bangkit di masa lalu, jadi kini saatnya melakukan itu. Kami kecewa, namun masih ada pertandingan lainnya yang akan datang,” ungkap mantan pemain Pescara tersebut.

Hingga saat ini sosok Verratti memang masih cukup penting untuk PSG. Kemampuannya mengasah bola dan melepas umpan-umpan terukur, kerap memanjakan Neymar dan Edinson Cavani di lini depan.

Dia pun turut serta memberikan empat gelar juara Ligue 1, untuk Les Parisiens. Namun, hingga menjadi sebuah klub besar dunia, PSG belum juga mampu merengkuh gelar juara Liga Champions.

Prestasi terbaik PSG sejak diakuisisi oleh Oryx Qatar Sports Investment, prestasi tertinggi klub ibu kota Prancis itu adalah melaju hingga babak perempat final. Namun, prestasi terbaik mereka secara keseluruhan di kompetisi antarklub tertinggi Eropa itu adalah ke semifinal musim 1994/95. Kala itu, PSG kalah dengan agregat 0-3, dari AC Milan.

Editor: Haryo Jati Waseso

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut