Mariano Peralta Cetak Gol Perdana di Liga, Igor Tolic Beberkan Fakta Mengejutkan
BOGOR, iNews.id – Mariano Peralta akhirnya mencetak gol perdana untuk Persib Bandung di Super League 2026-2027. Namun, keberhasilan tersebut justru membuka pembahasan menarik setelah Pelatih Igor Tolic mengungkap penyebab mantan pemain Borneo FC itu kesulitan menunjukkan ketajamannya di kompetisi domestik.
Peralta mengakhiri penantian golnya ketika Persib mengalahkan Garudayaksa FC dengan skor 2-1 pada pekan ketujuh Super League 2026-2027. Pertandingan berlangsung di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Minggu (25/10/2026).
Pemain asal Argentina itu membuka keunggulan Maung Bandung pada menit ke-16. Garudayaksa kemudian menyamakan kedudukan melalui Jayro Jean pada menit ke-65 sebelum Adam Alis memastikan kemenangan Persib lewat gol pada masa tambahan waktu babak kedua.
Gol tersebut menjadi torehan pertama Peralta di kompetisi domestik musim ini. Sebelumnya, dia sudah mencetak dua gol untuk Persib di ajang internasional, masing-masing satu gol dalam AFC Champions League Two (ACL 2) dan ASEAN Club Championship (ACC).
Meski produktivitas Peralta di liga belum menyamai penampilannya pada kompetisi internasional, Igor Tolic tidak meragukan kualitas pemain tersebut. Pelatih asal Kroasia itu menilai perbedaan karakter permainan lawan menjadi salah satu faktor utama.
"Saya rasa tidak ada beda (cara bermainnya), Peralta adalah pemain yang memiliki kualitas ekstra sebagai pemain. Tapi ada perbedaan ketika bermain di ACL dan liga karena ada lebih banyak ruang," kata Igor Tolic seusai pertandingan.
Igor menjelaskan klub-klub Super League memiliki pendekatan berbeda ketika menghadapi Persib. Lawan tidak hanya berusaha menekan sejak awal, tetapi juga menerapkan pertahanan rendah atau low block untuk mempersempit ruang serangan.
Situasi tersebut membuat Peralta dan pemain depan Persib harus bekerja lebih keras mencari celah. Ruang gerak yang terbatas menjadi tantangan tersendiri dibandingkan pertandingan pada kompetisi Asia.
"Tim yang tampil melawan kami di Liga, selain mereka bermain dengan pressing tinggi, mereka akan bermain low block. Jadi saat bermain melawan tim dengan taktik low block, maka pemain dituntut melakukan usaha tambahan dalam ruang yang kecil," tambahnya.
Menurut Igor, kemampuan individu saja tidak selalu cukup untuk membongkar pertahanan rapat. Pemain juga membutuhkan ketepatan pengambilan keputusan dan kondisi fisik prima agar bisa memanfaatkan peluang dalam waktu singkat.
Selain menghadapi pertahanan lawan yang disiplin, Persib harus mengatasi persoalan kebugaran akibat jadwal pertandingan padat. Maung Bandung menjalani musim 2026/2027 dengan mengikuti empat kompetisi sekaligus.
Keempat ajang tersebut adalah Super League, Piala Liga, ASEAN Club Championship, dan AFC Champions League Two. Banyaknya pertandingan membuat kondisi fisik serta mental pemain tidak selalu berada pada level terbaik.
Igor mengakui kelelahan bisa memengaruhi kecepatan pemain dalam mengambil keputusan. Perbedaan sepersekian detik bahkan dapat menentukan keberhasilan sebuah serangan, terutama ketika menghadapi lawan dengan kondisi lebih segar.
"Jika dalam kondisi kelelahan dari fisik dan mental, maka pemain kehilangan sepersekian detik untuk melakukan hal yang ingin dilakukan," ujar Igor.
Dia menegaskan penurunan kecepatan reaksi akibat kelelahan tidak bisa langsung dijadikan ukuran buruknya kualitas seorang pemain. Kondisi fisik lawan juga berpengaruh terhadap kemampuan Persib menciptakan peluang.
Igor kemudian menyoroti perubahan situasi menjelang akhir pertandingan. Ketika stamina lawan mulai menurun, para pemain Persib mendapatkan ruang lebih luas untuk mengembangkan serangan.
"Bisa dilihat di akhir pertandingan, saat lawan mulai kelelahan, ada ruang yang lebih banyak dan itu menjadi lebih mudah bagi kami," tambahnya.
Gol perdana Mariano Peralta di Super League pun menjadi kabar positif bagi Persib. Meski demikian, penjelasan Igor menunjukkan ketajaman lini serang Maung Bandung masih menghadapi tantangan besar, terutama ketika harus menembus pertahanan rapat di tengah padatnya jadwal pertandingan.
Editor: Abdul Haris