Media Belanda Puji Gol Perdana Thom Haye untuk Timnas Indonesia, Debut Calvin Verdonk juga Disorot
MEDIA Belanda, Voetbalzone memuji gol perdana Thom Haye untuk Timnas Indonesia. Media tersebut juga menyoroti debut Calvin Verdonk bersama Tim Garuda.
Di laga keduanya bersama Timnas Indonesia, Thom Haye mencetak gol perdananya saat melumat Filipina 2-0 pada matchday pamungkas Grup F putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Selasa (11/6/2024).
Dia membuat publik di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) bergemuruh lewat gol indahnya. Gol itu tercipta lewat tendangan jarak jauh pada menit ke-32.
"Thom Haye mencetak gol internasional pertama untuk kemenangan Indonesia," tulis Voetbalzone dalam tajuknya, dikutip pada Senin (17/6/2024).
Komentar Thom Haye Soal Selebrasi Gol yang Bikin Lutut Luka: Lapangannya Keras Banget!
"Butuh waktu lebih dari setengah jam sebelum Haye membuka skor atas nama tim tuan rumah dengan gol indahnya. Kaki kanan memutuskan untuk melakukan ayunan dari jarak sekitar dua puluh meter dan melihat usahanya berakhir di sudut kanan gawang," sambung artikel Voetbalzone.
Gol itu membantu Tim Garuda lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Ini pencapaian bersejarah karena merupakan pertama kalinya Skuad Garuda mampu mencapai babak tersebut.
Lutut Thom Haye Luka-Luka usai Selebrasi Gol Vs Filipina, Rumput SUGBK Dikritik
Selain menyoroti gol indah Thom Haye, Voetbalzone juga terkesima melihat debut Calvin Verdonk bersama Timnas Indonesia. Media itu juga memuji penampilan menggebrak dari Jay Idzes, Nathan Tjoe-A-On dan Ragnar Oratmangoen.
Di putaran ketiga, Timnas Indonesia diprediksi akan berada di pot keenam. Pada fase itu, sebanyak 18 tim akan dibagi menjadi enam grup, berebut enam tiket otomatis ke Piala Dunia 2026.
Thom Haye Menangis di Pelukan Ayah usai Cetak Gol Debut untuk Timnas Indonesia
Kemudian, tim peringkat ketiga dan keempat di akhir klasemen akan bertanding lagi di putaran keempat, memperebutkan dua tiket sisa. Sedangkan, dua tim terbawah akan otomatis tersingkir.
Editor: Abdul Haris