Media Inggris Ejek Timnas Indonesia bak Hindia Belanda karena Dilatih Patrick Kluivert
LONDON, iNews.id – Media Inggris, The Guardian, mengejek Timnas Indonesia bak Hindia Belanda menyusul penunjukan Patrick Kluivert sebagai nakhoda Tim Garuda. Media itu juga mengatakan keputusan tersebut memicu risiko besar untuk Indonesia.
The Guardian menyoroti pemecatan Shin Tae-yong (STY) dari kursi pelatih Timnas Indonesia. Media tersebut tak habis pikir keputusan tersebut diambil setelah berbagai prestasi yang ditunjukkan arsitek asal Korea Selatan itu.
Apalagi setelah itu PSSI menunjuk Patrick Kluivert sebagai pelatih yang baru. Padahal, rekam jejak orang Belanda itu sebagai pelatih masih sangat minor.
“Penggantian pelatih Korea Selatan yang sukses dengan mantan penyerang Belanda yang terkenal adalah pertaruhan yang bisa menjadi boomerang,” tulis The Guardian, dikutip Senin (20/1/2025).
Berharap Kluivert Bisa Antar Timnas ke Piala Dunia 2026, STY: Jangan Runtuh, Saya Sudah Bangun 5 Tahun Lalu
Menariknya, The Guardian juga flashback memori Timnas Indonesia pada 1938. Saat itu, Tim Garuda yang memiliki kapten berkacamata, Achmad Nawir, pergi ke Piala Dunia sebagai Hindia Belanda.
“Penunjukan Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala tidak datang begitu saja. Bagaimanapun, telah dikatakan, tim Belanda membutuhkan pelatih Belanda,” tulis The Guardian mengejek Timnas Indonesia.
Shin Tae-yong Beri Pesan Khusus ke Patrick Kluivert Sebelum Debut Vs Australia
The Guardian menyoroti, dari sebelas pemain yang mengalahkan Arab Saudi dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026, November di Jakarta, delapan lahir di Belanda, dan masih banyak lagi yang akan datang.
Patrick Kluivert Sebut Misi Pertamanya sebagai Pelatih Timnas Indonesia
Bahkan, The Guardian mengutip ejekan pemain Timnas Vietnam Do Duy Manh jelang menghadapi Timnas Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 Maret tahun lalu.
“Kadang-kadang kami saling mengejek, tidak tahu apakah kami bermain melawan tim Belanda atau Indonesia,” kata Do Duy Manh.
Kisah Thom Haye Lupa Pernah Dilatih Patrick Kluivert, Baru Ingat setelah Lihat Fotonya
Editor: Abdul Haris