Memaki Wasit di Laga Kontra Madrid, Buffon Berpotensi Disanksi UEFA
TURIN, iNews.id – Kiper Juventus Gianluigi Buffon berpotensi mendapat sanksi dari Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA). Buffon memaki wasit Michael Oliver saat Juve bentrok Real Madrid pada leg kedua perempat final Liga Champions di Santiago Bernabeu, April lalu.
Pada laga tersebut, Juve hampir melakukan comeback, setelah kalah 0-3 di Allianz Stadium di pertemuan pertama sepekan sebelumnya. Striker Si Nyonya Tua Mario Mandzukic mencetak dua gol pada menit ke-2 dan 37. Kemudian, Blaise Matuidi membuat publik tuan rumah terdiam usai dirinya berhasil merobek gawang Madrid kala paruh kedua berjalan lima menit.
Sayang, momentum Juve rusak setelah Oliver memberikan hadiah penalti kepada Madrid usai Lucas Vazquez dijatuhkan Medhi Benatia di kotak terlarang 20 detik jelang laga usai. Tak terima dengan keputusan wasit, Buffon melayangkan protes yang membuatnya diganjar kartu merah.
Setelah penjaga gawang kawakan itu keluar, Madrid berhasil memperkecil kedudukan menjadi 1-3 setelah Cristiano Ronaldo sukses mengeksekusi penalti. Satu gol, cukup untuk membawa Los Blancos melangkah ke semifinal dengan keunggulan agregat 4-3.
Usai laga, Buffon meluapkan amarahnya saat diwawancarai awak media. “Wasit tidak memiliki hati di dadanya, melainkan tempat sampah,” begitu bunyi makian kiper yang pernah mengantar tim nasional Italia Juara Piala Dunia 2006 itu.
UEFA menilai ungkapan kasar Buffon telah melanggar prinsip-prinsip umum berperilaku dalam sepak bola. Kasus tersebut akan terus diselidiki badan tertinggi sepak bola di Benua Biru itu. Keputusan akan diambil 31 Mei mendatang.
Kiper nomor satu Juventus itu kemungkinan tidak dapat bermain di Liga Champions musim depan, jika UEFA menyatakan Buffon bersalah. Namun, hukuman tersebut berpotensi gugur jika akhir musim ini Buffon resmi memutuskan untuk pension. Sejauh ini, UEFA belum dapat mendefinisikan kemungkinan sanksi yang akan didapat Buffon.
Editor: Achmad Syukron Fadillah