HUESCA, iNews.id – Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, mengakui timnya menderita saat menang tipis atas klub Divisi 4 Liga Spanyol, Barbastro, pada 32 besar Copa del Rey 2023-2024, Senin (8/1/2024) dini hari WIB.
Blaugrana hanya mampu menang tipis 3-2 atas Barbastro di Stadion Gminny Sportowy. Padahal, secara kasta sang lawan hanya berkompetisi di Segunda B, alias divisi keempat Liga Spanyol.
Jadikan Piala AFF 2026 Panggung Eksperimen, John Herdman Janjikan Kejutan di Skuad Timnas Indonesia
Dia menilai, kondisi itu terjadi karena armadanya sering melakukan kesalahan pada pertandingan tersebut.
“Kami menderita lebih dari yang diperlukan karena kesalahan kami. Ini adalah permainan yang bisa Anda kalahkan, Anda tidak melakukannya,” kata Xavi, dilansir dari Marca, Senin (8/1/2024).
Namun, Xavi sadar kalau pertandingan di ajang tersebut memang selalu sulit. Tapi dia tidak percaya kalau Barcelona akan cukup menderita melawan tim Divisi 4. Walaupun menurutnya yang terpenting Blaugrana bisa lolos ke babak 16 besar.
“Namun pertandingan-pertandingan ini selalu rumit. Walaupun ini lebih rumit dari yang seharusnya dibayangkan bagi kami. Tapi kami berada di babak 16 besar, itulah tujuannya,” ujarnya.
Di sisi lain, Xavi juga menyoroti keputusan wasit yang menganulir gol Joao Felix pada menit ke-42. Menurutnya, itu gol yang sah. Tapi berhubung tidak adanya Video Assistant Referee (VAR) di ajang tersebut, wasit tak bisa mengecek keabsahan situasi tersebut.
“Mereka memberitahu saya gol Joao adalah sah. Sayangnya, dalam kompetisi ini tidak ada VAR di babak ini. Pada 2024, seharusnya ada VAR, bahkan di stadion dengan kategori yang lebih rendah,” ucap Xavi.
Editor: Abdul Haris
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku