Menanti Debut Calvin Verdonk di Liga Champions, Lawan Arsenal?
LILLE, iNews.id - Calvin Verdonk gagal menjalani debut di Liga Champions bersama Lille. Bek Timnas Indonesia itu hanya duduk di bangku cadangan saat timnya kalah 2-3 dari Real Betis pada laga pertama fase liga Liga Champions 2026-2027.
Pertandingan berlangsung di Stade Pierre-Mauroy, Lille, Prancis, Rabu (9/9/2026) dini hari WIB. Lille sebenarnya sempat dua kali memimpin sebelum Real Betis melakukan comeback dan membawa pulang tiga poin.
Les Dogues membuka keunggulan melalui Ayase Ueda pada menit ke-12. Lille kemudian kembali mencetak gol lewat Alesandro pada menit ke-36 setelah Real Betis sempat menyamakan kedudukan melalui Marc Bartra pada menit ke-33.
Namun, keunggulan Lille tidak bertahan lama. Marc Bartra mencetak gol keduanya pada menit ke-49 untuk membuat skor kembali imbang sebelum Troy Parrot membawa Real Betis berbalik unggul 3-2 pada menit ke-53.
Calvin Verdonk sebenarnya masuk dalam rombongan 24 pemain yang dibawa pelatih Davide Ancelotti untuk pertandingan tersebut. Kondisi itu sempat membuka peluang bagi pemain Timnas Indonesia tersebut untuk mencatat sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang tampil di Liga Champions.
Namun, kesempatan tersebut belum datang. Calvin hanya menyaksikan pertandingan dari bangku cadangan hingga laga berakhir.
Posisi bek kiri Lille dalam pertandingan tersebut dipercayakan kepada Romain Perraud. Keputusan itu kembali menunjukkan Calvin belum menjadi pilihan utama Ancelotti untuk mengisi sektor kiri pertahanan Les Dogues.
Calvin pun masih harus bekerja lebih keras untuk mendapatkan kepercayaan dari Ancelotti. Sepanjang musim ini, dia baru mengoleksi 69 menit bermain dalam tiga pertandingan Liga Prancis.
Sebagai perbandingan, Perraud sudah mendapatkan kepercayaan lebih besar dengan mencatatkan 211 menit bermain sebelum tampil pada pertandingan Liga Champions melawan Real Betis.
Persaingan di posisi bek kiri tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Calvin. Dia belum mampu mendapatkan menit bermain yang cukup untuk tampil dalam pertandingan terbesar Lille di awal musim.
Di tengah situasi tersebut, Lille juga harus menerima hasil mengecewakan pada pertandingan pembuka Liga Champions. Kekalahan 2-3 dari Real Betis membuat Les Dogues gagal mendapatkan poin di kandang sendiri.
Ancelotti menilai Lille kehilangan momentum pada awal babak kedua. Sejumlah kesalahan kecil membuat timnya harus membayar mahal dan memberikan ruang bagi Real Betis untuk membalikkan keadaan.
"Awal babak kedua sulit bagi kami. Ada banyak kesalahan kecil yang harus kami bayar mahal, kesalahan yang menyebabkan gol kedua Betis. Kemudian, tentu saja, kami kebobolan gol dari bola mati, dan segera terjadi transisi di mana kami bisa menghentikan serangan balik Betis," kata Davide Ancelotti dikutip dari Le Petit Lillois, Rabu (9/9/2026).
Masalah Lille semakin berat setelah Ethan Mbappe menerima kartu merah pada menit ke-56. Ancelotti menilai keputusan tersebut turut mengubah jalannya pertandingan.
"Dan kemudian, ya, kartu merah jelas mengubah jalannya pertandingan," tambahnya.
Kekalahan tersebut membuat Lille terpuruk di posisi ke-32 klasemen sementara Liga Champions 2026-2027. Les Dogues kini harus segera bangkit jika tidak ingin semakin tertinggal dalam persaingan fase liga.
Bagi Calvin, pertandingan berikutnya menjadi kesempatan untuk kembali mengejar kepercayaan Ancelotti. Namun, persaingan dengan Perraud membuat pemain Timnas Indonesia tersebut harus berjuang keras untuk mendapatkan tempat di starting XI.
Lille akan menjalani ujian lebih berat pada pertandingan berikutnya. Les Dogues dijadwalkan bertandang ke Emirates Stadium, London, Inggris, untuk menghadapi Arsenal pada 14 Oktober 2026.
Jika kembali dipercaya masuk skuad, pertandingan melawan Arsenal bisa menjadi tantangan berikutnya bagi Calvin untuk membuktikan dirinya layak mendapatkan menit bermain lebih banyak di Liga Champions.
Editor: Reynaldi Hermawan