Militansi Pendukung Napoli Gundahkan Yaya Toure
NAPOLI, iNews.id- Gelandang Manchester City, Yaya Toure menunjukkan kegundahan jelang lawan Napoli pada ajang Liga Champions grup F di San Paolo, Rabu (1/11/2017) waktu setempat, Kamis (2/11/2017) dini hari WIB. Toure merasa khawatir militansi pendukung Napoli akan membakar semangat pemain.
Memang di kandangnya musim ini, I Partenopei menunjukkan mereka patut di waspadai. Terbukti hingga kini mereka belum terkalahkan di San Paolo. Hasil terburuk di stadion berkapasitas 60 ribu tempat duduk itu hanyalah imbang tanpa gol menghadapi Inter Milan dua pekan lalu.
Dukungan Ultras Napoli jelas memberikan dampak terhadap sukses tersebut. Hal itu nampaknya membuat Toure merasa jeri, walau City saat ini dalam kondisi terbaik, belum terkalahkan dan masih berada di puncak klasemen sementara.
Namun, Toure tak mau sesumbar. Nampaknya, masih terngiang di benaknya ketika kedua tim bertemu November 2011, bagaimana pemain Napoli tampil kesetanan di depan pendukungnya dan kemudian merengkuh kemenangan 2-1.
“Yang membuat saya terkesan adalah bagaimana ramainya para pendukung. San Paolo adalah stadion yang tak bisa anda acuhkan begitu saja, bahkan sebagai seorang lawan sekalipun. Dukungan semakin memperkuat tim Napoli,” ungkap pemain Pantai Gading itu kepada La Gazzetta dello Sport.
“Sebagai pemain City, saya tak terintimidasi, namun saya khawatir karena cara itu dapat mengobarkan semangat tim tuan rumah. Di saat sulit, pendukung seperti suporter Napoli bisa sangat menentukan,” tambah mantan punggawa Barcelona itu.
“Ini merupakan pertandingan penting bagi kami, yang harus kami hadapi dengan sikap yang tepat. Atmosfir di San Paolo bisa menambahkan kesulitan,” lanjut adik mantan pemain Arsenal dan Liverpool, Kolo Toure.
Napoli sendiri memang tengah berjuang keras untuk bisa menjadi salah satu tim yang lolos ke babak selanjutnya. Pasalnya saat ini, Marek Hamsik dkk, masih berada di posisi ketiga klasemen sementara grup F dengan poin tiga hasil dari sebiji kemenangan dan dua kekalahan.
Editor: Abdul Haris