Mourinho Tetap Bangga meski Roma Dilibas Inter Milan di Coppa Italia, Ini Alasannya
MILAN, iNews.id- AS Roma harus tersingkir di perempat final Coppa Italia 2021. Jose Mourinho tetap bangga dengan kinerja anak asuhnya meski kalah.
Roma takluk 0-2 di Giuseppe Meazza, Rabu (9/2/2022) dini hari WIB. Harapan meraih trofi di Coppa Italia 2021 harus sirna.
Mourinho tak menyesal dengan kekalahan tersebut. Pasalnya, Tammy Abraham dan kawan-kawan dinilai sudah memberikan yang terbaik meski hasilnya tak sesuai ekspektasi.
Daya juang dan determinasi tinggi yang tampilkan sepanjang babak mampu membuat tuan rumah sedikit kerepotan.
Shalika Aurelia Debut di Italia, Bantu Roma CF Clean Sheet Lawan Tim Papan Atas
"Kami memiliki dua peluang besar di babak pertama, kemudian setelah turun minum, permainan semakin banyak di tangan kami setiap menit," kata Mourinho usai laga dikutip dari Football Italia, Rabu (9/2/2022).
"Kami mengontrol, menekan dengan baik, merebut kembali bola di lini tengah, memiliki kualitas di sepertiga akhir lapangan," tuturnya.
Hasil AS Roma Vs Genoa: Racikan Mourinho Tak Bertaji, I Giallorossi Ditahan Tim Papan Bawah
Roma memang lebih banyak menciptakan peluang. Tim Ibu Kota mampu menciptakan 10 peluang. Sayangnya, penyelesaian akhir mereka belum cukup baik.
Hasil AS Roma Vs Lecce: Menang 3-1, Tim Jose Mourinho ke Perempat Final Coppa Italia
Terlebih, Mourinho juga memiliki alasan kenapa anak asuhnya gagal mencetak gol meski mendapat sejumlah peluang. Tangguhnya bek Inter Milan yang diisi pemain berkualitas menjadi penyebabnya.
"Kami tidak menciptakan banyak peluang, karena tentu saja Inter memiliki bek yang luar biasa, tetapi kami bermain bagus," ujarnya.
Kena Comeback Juventus, Jose Mourinho Blak-blakan Sebut Pemain AS Roma Lemah
Namun, Mourino sedikit menyesal karena anak asuhnya telat panas. Mereka kehilangan fokus pada lima menit awal, yang menyebabkan Edin Dzeko mencetak gol dengan mudah pada menit 2'. Jika tak kecolongan lebih awal, ia pun yakin hasil pertandingan berbeda.
"Kami tidak dapat memenangkan pertandingan. Tetapi, jika saya memblokir lima menit pertama, saya melihat Roma yang bermain sangat baik melawan Inter yang sangat kuat," kata pelatih asal Portugal tersebut.
Editor: Ibnu Hariyanto