MU Gagal di Deadline Day, Carrick Kantongi Target Utama untuk 2027
MANCHESTER, iNews.id - Manchester United menjadikan Lewis Hall sebagai target utama untuk bursa transfer 2027 setelah gagal memboyong bek kiri Newcastle United tersebut pada hari terakhir bursa transfer. Kegagalan mendapatkan Hall tidak membuat Manchester United mengalihkan perhatian, karena pemain berusia 21 tahun itu tetap diproyeksikan sebagai calon pengganti Luke Shaw.
Manchester United menutup deadline day tanpa mendatangkan pemain baru. Kondisi tersebut cukup mengecewakan setelah klub sebelumnya aktif memperkuat skuad Michael Carrick dengan empat rekrutan anyar.
Carrick lebih dulu memprioritaskan lini tengah dengan mendatangkan Andrey Santos, Youri Tielemans, dan Carlos Baleba. Total biaya untuk ketiga pemain tersebut berada di kisaran 150 juta pounds atau sekitar Rp3,58 triliun.
Selain itu, Manchester United juga mendapatkan Karl Darlow secara gratis dari Leeds United. Namun, masih ada satu posisi yang dinilai membutuhkan tambahan kekuatan, yakni bek kiri.
Posisi tersebut menjadi persoalan utama setelah Manchester United gagal mendapatkan sejumlah target sepanjang musim panas. Bahkan, mereka sempat melakukan pendekatan mendadak kepada Manchester City untuk mencoba mendatangkan Rayan Ait-Nouri.
Upaya tersebut langsung mendapat penolakan. Manchester United kemudian tetap menjadikan Lewis Hall sebagai pilihan utama setelah sepanjang musim panas memantau bek Newcastle tersebut.
Manchester United menilai Hall sebagai sosok ideal untuk menjadi penerus Luke Shaw. Pemain berusia 21 tahun itu dianggap mampu memberikan persaingan sekaligus menjadi opsi jangka panjang di sektor kiri pertahanan.
Kontrak Shaw bersama Manchester United akan berakhir pada Juni 2027. Situasi tersebut membuat kebutuhan mencari penerusnya semakin mendesak bagi klub yang sudah 13 kali menjuarai Premier League tersebut.
Namun, Newcastle United sejak awal sudah menegaskan Hall tidak untuk dijual. Situasi itu membuat Manchester United kesulitan menyelesaikan transfer meski terus memasukkan nama sang pemain dalam daftar incaran utama.
Peluang terakhir sempat muncul pada deadline day. Menurut laporan Daily Mail, Newcastle meminta tawaran lebih dari 75 juta pounds atau sekitar Rp1,79 triliun hanya untuk mempertimbangkan kemungkinan melepas Hall.
Nilai tersebut akhirnya tidak bersedia dibayarkan INEOS. Manchester United pun gagal mendapatkan pemain yang sejak awal musim panas sudah mereka prioritaskan.
Hall bukan satu-satunya bek kiri yang masuk radar Manchester United. Alejandro Balde dari Barcelona, Jorge Salinas dari Racing Santander, dan Ian Maatsen dari Aston Villa juga sempat menjadi pemain yang diminati.
Namun, laporan TEAMtalk menyebut Hall tetap berada di posisi teratas dalam daftar Manchester United. Klub disebut “sepenuhnya berniat” kembali mengejar pemain Inggris tersebut pada 2027, baik pada bursa Januari maupun musim panas.
Masalahnya, Newcastle tidak berada dalam posisi yang mudah dipaksa menjual Hall. Sang pemain masih terikat kontrak di St James' Park hingga musim panas 2029.
Newcastle bahkan disebut “bertekad untuk tidak menjual” Hall dan siap menawarkan “kontrak besar” untuk membuat sang pemain bertahan dalam jangka panjang.
Situasi tersebut semakin rumit bagi Manchester United setelah Hall tampil impresif pada awal musim bersama pelatih baru Newcastle, Matthias Jaissle.
Hall menjadi salah satu pemain yang menonjol ketika Newcastle bermain imbang 2-2 melawan Liverpool. Dia kembali tampil dalam kemenangan 2-0 atas Tottenham Hotspur pada akhir pekan lalu.
Performa tersebut membuat posisi Hall di Newcastle semakin kuat. Pengaruh Jaissle juga disebut berpotensi membuat sang pemain memilih bertahan lebih lama di St James' Park.
Namun, Manchester United masih menunggu kesempatan. Jika mereka benar-benar ingin membawa Hall ke Old Trafford pada 2027, klub kemungkinan harus mengeluarkan dana sangat besar untuk meyakinkan Newcastle.
Jaissle sendiri sudah memberikan respons tegas ketika ditanya mengenai peluang Hall pindah ke Manchester United. Pelatih Newcastle itu bahkan menertawakan spekulasi tersebut.
“Tidak mungkin! Tidak mungkin!”
Seiring berjalannya musim, Jaissle diperkirakan semakin sulit merelakan Hall pergi jika sang pemain terus memberikan kontribusi besar. Kondisi itu membuat upaya Manchester United mendapatkan bek kiri tersebut pada 2027 berpotensi menjadi salah satu saga transfer terbesar.
Manchester United kini harus menunggu hingga bursa transfer berikutnya. Setelah gagal pada deadline day, Lewis Hall tetap menjadi target utama dan berpeluang menjadi rekrutan pertama klub pada 2027 jika INEOS bersedia memenuhi tuntutan Newcastle
Editor: Reynaldi Hermawan