MU Sudah Putuskan Masa Depan Marcus Rashford, Michael Carrick Beri Sinyal Bertahan
MANCHESTER, iNews.id – Manchester United (MU) telah memutuskan untuk mempertahankan Marcus Rashford menjelang musim 2026-2027. Pelatih MU Michael Carrick memastikan penyerang asal Inggris itu masih masuk dalam rencana tim setelah kembali dari masa peminjaman bersama Barcelona.
Masa depan Rashford menjadi salah satu cerita terbesar dalam bursa transfer MU musim panas ini. Pemain berusia 28 tahun tersebut sebelumnya diperkirakan akan bergabung secara permanen dengan Barcelona setelah menjalani masa pinjaman sepanjang musim lalu.
Namun, situasi berubah setelah Anthony Gordon bergabung dengan Barcelona. Kondisi tersebut membuat peluang Rashford untuk tetap berada di MU kembali terbuka.
MU sendiri menjalani bursa transfer yang cukup sibuk menjelang musim penuh pertama Carrick sebagai pelatih. Klub berjuluk Setan Merah itu telah mendatangkan tiga pemain untuk skuad utama, yakni Youri Tielemans dari Aston Villa, Andrey Santos dari Chelsea, serta Karl Darlow dari Leeds United secara gratis.
Selain mendatangkan pemain baru, MU juga sempat dikaitkan dengan sejumlah nama besar seperti Aurelien Tchouameni dari Real Madrid dan Lewis Hall dari Newcastle United. Namun, kedua transfer tersebut tidak terealisasi.
Di tengah aktivitas transfer tersebut, masa depan Rashford justru menjadi perhatian utama. Saat MU tiba di Dublin untuk laga pramusim melawan Leeds United, Rashford memang tidak masuk daftar skuad pertandingan, tetapi dia terlihat tetap bersama tim dalam sesi latihan.
Setelah pertandingan, Carrick memberikan kepastian mengenai posisi Rashford di dalam tim. Dia menegaskan pemain jebolan akademi MU itu masih menjadi bagian dari rencana musim depan.
"Dia adalah pemain kami, dan dia kembali dengan baik. Dia sama seperti pemain lainnya," kata Carrick, dikutip dari Sport Bible.
"Saya sudah mengenal Marcus sejak lama dan dia memberikan sesuatu yang sedikit berbeda untuk kami. Dia berada dalam kondisi mental yang bagus sejak kembali," sambungnya.
Carrick menambahkan Rashford baru menjalani beberapa hari latihan bersama tim setelah kembali. Dia berharap sang pemain bisa segera beradaptasi menjelang musim baru.
"Dia baru kembali dua atau tiga hari berlatih dan semuanya berjalan normal. Kami menantikan awal musim," ujar Carrick.
Keputusan mempertahankan Rashford membuat harapan sejumlah penggemar MU kembali muncul. Mereka ingin melihat sang pemain kembali menjadi bagian penting skuad setelah sempat mengalami periode sulit.
Namun, tekanan besar tetap menanti Rashford. Dia disebut menjadi pemain dengan gaji tertinggi di MU dengan bayaran sekitar 325 ribu poundsterling per pekan atau sekitar Rp7,8 miliar. Nilai tersebut meningkat setelah MU lolos ke Liga Champions dan mendapatkan kenaikan gaji 25 persen.
Mantan penyerang MU Michael Owen menilai Carrick menjadi sosok yang tepat untuk membantu Rashford menemukan kembali performa terbaiknya. Menurut dia, hubungan baik antara keduanya bisa menjadi faktor penting dalam kebangkitan sang pemain.
"Ini situasi yang sangat menarik, bukan? Karena jika ada seseorang yang bisa memperbaiki sesuatu, saya rasa orang itu adalah Michael Carrick," kata Owen kepada SPORTbible.
"Dia memiliki kepribadian yang sangat baik. Dia berteman dengan semua orang. Tidak ada yang mengatakan hal buruk tentang Michael Carrick. Anda ingin bermain untuk dia dan membantu dia," tuturnya.
Owen juga menilai MU tidak bisa begitu saja melepas Rashford karena sang pemain masih memiliki nilai penting bagi klub.
"Dia adalah aset, dan Manchester United tidak bisa membuang aset begitu saja. Jika tidak ada seseorang yang datang dan membayar harga yang mereka inginkan, mereka harus menggunakan aset tersebut," ungkap Owen.
Laga terakhir Rashford bersama MU terjadi saat menghadapi Viktoria Plzen di Liga Europa pada 12 Desember 2024. Kini, peluang tampil kembali bersama Setan Merah terbuka setelah Carrick memastikan dirinya masih menjadi bagian dari rencana klub.
Editor: Abdul Haris