Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rashford Sudah Main Lagi untuk MU, Barcelona Malah Siapkan Manuver Tak Terduga
Advertisement . Scroll to see content

MU Terpaksa Ubah Jersey di Liga Champions karena Aturan UEFA

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:40:00 WIB
MU Terpaksa Ubah Jersey di Liga Champions karena Aturan UEFA
Jersey ketiga Manchester United harus mengalami perubahan saat bermain di Liga Champions 2026-2027. (Foto: IG @muglory_official)
Advertisement . Scroll to see content

MANCHESTER, iNews.idManchester United (MU) terpaksa melakukan perubahan pada jersey ketiganya saat tampil di Liga Champions 2026-2027 karena aturan UEFA. Seragam yang mendapat banyak pujian dari penggemar itu tidak bisa digunakan dengan desain yang sama seperti ketika dipakai di kompetisi domestik.

MU memperkenalkan jersey ketiga untuk musim 2026-2027 dengan konsep yang mengangkat budaya anak muda Manchester, identitas lokal, serta peran komunitas. Desain tersebut tampil berbeda dengan warna dasar krem, aksen merah gelap dan hijau, serta posisi logo klub dan sponsor yang berada di bagian tengah.


Jersey Ketiga MU Punya Desain Spesial, Tapi Kena Aturan UEFA

Jersey ketiga MU menjadi sorotan karena tampil dengan desain yang tidak biasa. Logo klub dan Snapdragon dibuat berada di bagian tengah, memberikan kesan unik yang berbeda dari seragam sepakbola pada umumnya.

Selain itu, motif floral pada bagian bawah jersey juga menjadi elemen yang memperkuat karakter desain tersebut. Seragam ini pertama kali digunakan dalam laga pramusim melawan AC Milan di Polandia.

Namun, desain tersebut harus mengalami perubahan ketika MU bermain di Liga Champions. Bagian sponsor Snapdragon menjadi elemen yang wajib disesuaikan mengikuti regulasi UEFA.

Sesuai aturan UEFA, setiap klub harus menggunakan versi logo sponsor yang sama pada seluruh jersey yang dipakai dalam kompetisi Eropa. Karena jersey kandang dan tandang MU menampilkan logo Snapdragon dengan format tulisan, jersey ketiga juga harus menggunakan versi wordmark tersebut.

Artinya, tampilan sponsor pada jersey ketiga MU yang digunakan di Liga Champions akan berbeda dibandingkan versi yang dipakai di pertandingan domestik musim 2026-2027.


Ada Cerita Manchester di Balik Jersey Ketiga MU

Di balik perubahan tersebut, jersey ketiga MU memiliki cerita besar tentang kota Manchester. Adidas merancang seragam tersebut dengan mengambil inspirasi dari budaya lokal dan bangunan ikonik di wilayah tersebut.

Direktur desain Adidas, Inigo Turner, menjelaskan warna yang digunakan bukan sekadar pilihan visual. Setiap elemen memiliki hubungan dengan karakter kota Manchester.

"Sekarang, ada cerita di balik warna-warna itu juga. Mereka tidak ada begitu saja. Di sekitar Manchester, Anda sering melihatnya pada arsitektur kota, bangunan tua, batu bata merah," ujar Inigo Turner dalam Inside Carrington.

Turner menjelaskan aksen merah gelap pada jersey terinspirasi dari warna batu bata merah yang banyak terlihat pada bangunan tua Manchester.

"Jadi batu bata merah adalah referensi langsung untuk aksen merah gelap pada jersey. Kemudian sering kali pada bangunan-bangunan ini, seperti berjalan di pusat kota, Peveril of the Peak, dan semua landmark terkenal yang sering kita kunjungi," tuturnya.

Sementara warna hijau pada jersey menggambarkan detail bangunan seperti pipa, kusen jendela, dan elemen arsitektur lain yang menjadi ciri khas sejumlah bangunan Manchester.

"Stripes hijau mewakili pipa hijau dan berbagai hal seperti kusen jendela serta tepian bangunan yang ditemukan di landmark tersebut," kata Turner.

Salah satu inspirasi utama desain ini adalah Salford Lads and Girls Club, sebuah pusat kegiatan anak muda yang telah mendukung banyak generasi melalui olahraga dan musik.

"Palet warna ini benar-benar terinspirasi dari lokasi geografis, tetapi cerita utamanya adalah tentang kaum muda dan banyak institusi pemuda di Manchester," ungkap Turner.

"Selama lebih dari 100 tahun, mereka menjadi institusi pemuda yang terutama mendukung komunitas kelas pekerja di kota ini. Hal-hal tersebut sangat identik dengan Manchester dan kami ingin memasukkannya ke dalam desain," tambahnya.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut