Nama Greysia Polii Mejeng di Museum BWF, Emas Olimpiade Jadi Sejarah!
JAKARTA, iNews.id – Greysia Polii resmi tercatat sebagai bagian dari Museum Bulutangkis Dunia. Dia mengaku terhormat karena namanya akan dikenang dalam sejarah olahraga global.
Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) saat ini tengah membangun Museum Bulutangkis Dunia di Qingdao, China. Museum tersebut dirancang sebagai pusat dokumentasi perjalanan bulu tangkis dunia, termasuk perkembangan olahraga, pencapaian BWF, turnamen besar, serta kisah para legenda lintas generasi.
Dalam proyek tersebut, para juara dan legenda bulutangkis dunia turut memberi kontribusi simbolik. Mereka membubuhkan tanda tangan pada foto bersejarah dan menempelkan handprint yang akan dipajang secara permanen di museum.
Indonesia menjadi salah satu negara dengan representasi besar. Selain Greysia Polii, nama-nama legendaris seperti Rudy Hartono, Imelda Wigoena, Ricky Soebagdja, Icuk Sugiarto, Hariyanto Arbi, Hendrawan, Susy Susanti, Alan Budikusuma, Sigit Budiarto, Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan, hingga Tontowi Ahmad ikut terlibat.
Masuknya nama Greysia Polii ke Museum Bulutangkis Dunia tidak lepas dari pencapaian bersejarahnya bersama Apriyani Rahayu di Olimpiade Tokyo 2020. Keduanya mencatat sejarah sebagai ganda putri Indonesia pertama yang meraih medali emas Olimpiade.
Prestasi tersebut menjadi tonggak penting, tidak hanya bagi karier Greysia, tetapi juga bagi bulutangkis putri Indonesia di level dunia.
Greysia mengaku perasaannya campur aduk saat mengetahui namanya akan diabadikan. Dia menyebut momen tersebut terasa seperti mimpi yang kini menjadi nyata dan akan dikenang selamanya.
“Mimpi yang tak pernah berani saya bayangkan, kini saya menjalani mimpi ini selamanya,” tulis Greysia dalam akun Instagram pribadinya, Minggu (25/1/2026).
Greysia juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang selama ini dia terima sepanjang kariernya di bulutangkis nasional.
“Merupakan sebuah kehormatan bisa menjadi bagian dari World Badminton Hall of Fame Museum BWF. Terima kasih PBSI atas dukungan yang tak pernah putus,” sambungnya.
Tak hanya berbagi kebahagiaan, Greysia turut menyampaikan pesan motivasi bagi atlet-atlet Indonesia yang masih berjuang mengejar prestasi tertinggi.
“Untuk semua atlet yang membaca ini: ‘Waktumu akan tiba, jangan pernah menyerah’,” tambah dia.
Lebih jauh, Greysia mengaku masih sering tak percaya pernah meraih emas Olimpiade Tokyo 2020. Pencapaian tersebut masih terasa luar biasa meski waktu telah berlalu.
“Saya masih tidak bisa percaya bahwa saya memenangkan medali emas, tetapi semua itu kini menjadi nyata. Sekarang saya benar-benar sedang menjalani mimpi ini sebagai seorang juara Olimpiade,” tutup Greysia.
Editor: Reynaldi Hermawan