Neymar Kena Kritik usai Tutup Telinga! Disebut seperti Anak 16 Tahun
SANTOS, iNews.id - Neymar kembali menjadi sorotan tajam usai mendapat kritik keras dari mantan pemain Brasil, Ze Elias, yang menilai sikapnya tidak mencerminkan pemain berpengalaman.
Pemain Santos itu menuai kontroversi setelah kekalahan 2-3 dari Fluminense dalam lanjutan Brasileirão.
Sorotan muncul saat kamera menangkap Neymar menutup telinganya ketika berjalan menuju ruang ganti. Gestur tersebut dianggap sebagai respons terhadap kritik suporter.
Aksi itu memicu berbagai spekulasi di publik. Banyak pihak menilai dia menunjukkan sikap tidak peduli terhadap suara fans.
Neymar Tak Dipanggil Timnas Brasil, Curhatan Jujurnya Bikin Tersentuh
Neymar kemudian memberikan klarifikasi melalui media sosial. Dia mengaku gestur tersebut disalahartikan dan menunjukkan rasa kesal terhadap kritik yang berlebihan.
“Hari telah tiba ketika saya harus menjelaskan menggaruk telinga!” tulis Neymar dikutip dari Marca.
Neymar Dicoret dari Timnas Brasil, Ancelotti Ungkap Alasannya
“Sejujurnya, mereka terlalu keras dan melewati batas... Sangat menyedihkan harus hidup dengan ini! Tidak ada manusia yang bisa menahannya,” lanjutnya.
Namun penjelasan tersebut tidak sepenuhnya diterima oleh Zé Elias. Mantan gelandang timnas Brasil itu melontarkan kritik tajam terhadap sikap Neymar.
Arsenal Sepakat Datangkan Pemain Kembar Ekuador, Salah Satunya The Next Neymar!
“Kami jelas memahami apa yang terjadi di sana. Orang-orang tahu apa itu. Tidak ada yang bodoh di sini. Semua orang tahu apa yang terjadi,” ujar Zé Elias.
Zé Elias menilai tindakan Neymar menunjukkan sikap yang belum dewasa meski usianya sudah matang sebagai pemain profesional.
“Itu bukti lebih lanjut—saya pikir, ya? Dan saya akan mengatakannya lagi—sikap anak berusia 16 tahun, 15 atau 16 tahun, yang tidak memiliki kapasitas dan pemahaman untuk mengetahui siapa dirinya,” tegasnya.
Dia juga menyoroti cara Neymar merespons kritik selama ini.
“Karena jika dia tahu dan memahami siapa dirinya dan apa yang dia wakili, dia tidak akan bersikap seperti itu. Dan selalu, dia selalu menjadi korban; selalu orang lain yang menyalahkannya; dia selalu benar dan semua orang salah—seluruh dunia salah,” lanjutnya.
Kontroversi ini terjadi hanya lima hari setelah Neymar terlibat ketegangan dengan suporter Santos saat hasil imbang 1-1 melawan Deportivo Recoleta di ajang Copa Sudamericana.
Dalam situasi tersebut, Neymar juga sempat memberikan pembelaan terkait kritik yang dia terima dari suporter.
“Saya memahami penggemar yang mengkritik permainan kami, tetapi ketika itu menjadi personal dan mereka menyerang saya dengan cara yang berbeda, saya tidak bisa menerimanya.”
Di tengah polemik yang terus bergulir, performa Santos juga belum stabil di berbagai kompetisi musim ini.
Santos dijadwalkan menghadapi Coritiba pada 22 April dalam Copa do Brasil, kemudian melawan Bahia pada 24 April di Brasileirão.
Selanjutnya, mereka akan berhadapan dengan San Lorenzo pada 28 April di Copa Sudamericana.
Situasi ini membuat tekanan terhadap Neymar semakin besar, tidak hanya dari hasil pertandingan, tetapi juga dari sikapnya di luar lapangan.
Editor: Reynaldi Hermawan