Nomor 10 Lionel Messi Tak Bisa Dipensiunkan Argentina, FIFA Jadi Penghalang
BUENOS AIRES, iNews.id - Nomor 10 Lionel Messi tidak bisa dipensiunkan Timnas Argentina untuk turnamen FIFA meski jersey tersebut menjadi simbol perjalanan sang megabintang selama lebih dari dua dekade.
Messi mengumumkan pensiun dari sepak bola internasional pada 31 Agustus setelah menjalani karier panjang bersama Argentina. Pemain Inter Miami itu masih dijadwalkan menjalani satu pertandingan perpisahan ketika Argentina menghadapi Benin di Estadio Monumental, Buenos Aires, 6 Oktober.
Sepanjang karier internasionalnya, Messi mencatatkan 207 penampilan dan 125 gol untuk Argentina. Dia juga menjadi bagian penting dari perjalanan Argentina hingga meraih berbagai gelar besar, termasuk Piala Dunia 2022.
Karena besarnya warisan Messi, Argentina sempat memiliki keinginan untuk mengabadikan nomor 10 dengan cara memensiunkannya. Namun, rencana tersebut terbentur regulasi FIFA yang mengatur penomoran pemain dalam turnamen internasional.
Dalam regulasi Piala Dunia 2026, nomor pemain berada dalam rentang 1 hingga 26. FIFA juga mengatur skuad turnamen dengan jumlah pemain tertentu sehingga nomor punggung harus mengikuti sistem penomoran yang sudah ditetapkan.
Aturan tersebut membuat Argentina tidak bisa begitu saja mengosongkan nomor 10 ketika mengikuti turnamen FIFA dengan daftar pemain penuh. Artinya, jersey yang selama bertahun-tahun identik dengan Messi tetap harus memiliki pemilik baru dalam kondisi tertentu.
Argentina bukan satu-satunya negara yang pernah menghadapi persoalan serupa. Liberia sebelumnya pernah mencoba memensiunkan nomor 14 sebagai bentuk penghormatan kepada legenda mereka, George Weah.
Namun, aturan FIFA kemudian membuat Liberia harus kembali menggunakan nomor tersebut. Dalam kualifikasi Piala Dunia 2026, nomor 14 diberikan kepada Nicholas Andrews karena sistem penomoran skuad mengharuskan nomor yang tersedia digunakan secara berurutan ketika daftar pemain memenuhi ketentuan.
Setelah Messi meninggalkan tim nasional, perhatian berikutnya tertuju pada siapa pemain yang akan mengenakan nomor 10 Argentina. Nama Nico Paz disebut sebagai kandidat kuat untuk meneruskan nomor ikonik tersebut.
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, sudah memastikan Cristian Romero mengambil alih posisi kapten setelah era Messi. Namun, Scaloni belum secara resmi mengumumkan pemain yang akan mendapatkan nomor 10.
“Kami tidak diwajibkan untuk memberikannya untuk pertandingan-pertandingan ini, jadi kami tidak akan memberikannya kepada siapa pun sampai pertandingan perpisahan Leo,” ujar Scaloni dalam konferensi pers Selasa dikutip dari Sport Bible.
“Ide tersebut adalah pada akhirnya ada seseorang yang mengenakannya, mengingat betapa istimewanya mengenakan nomor tersebut. Kami hanya belum memutuskan siapa orangnya,” lanjut Scaloni.
Menurut laporan jurnalis ESPN Argentina, Federico Bueno, Nico Paz sudah dipilih secara internal sebagai calon penerus nomor 10 Messi. Namun, laporan tersebut dikaitkan dengan kondisi jika Scaloni tetap melanjutkan pekerjaannya sebagai pelatih Argentina.
Bueno mengatakan, “Jika Scaloni memperpanjang kontraknya sebagai pelatih kepala Argentina... maka nomor 10 akan menjadi milik Nico Paz. Itu sudah diputuskan secara internal.”
Nico Paz memang menjadi salah satu pemain muda yang mendapat perhatian besar dalam regenerasi Argentina. Gelandang serang tersebut tampil bersama Como dan disebut menjadi salah satu pemain yang diproyeksikan untuk mengisi peran penting pada era setelah Messi. FIFA juga memasukkan Paz dalam skuad Argentina untuk Piala Dunia 2026.
Paz mencatatkan 40 keterlibatan gol dalam 81 penampilan bersama Como berdasarkan data dalam sumber. Dia juga menjadi incaran sejumlah klub besar Eropa setelah menunjukkan perkembangan sebagai gelandang serang.
Como mempermanenkan Paz dari Real Madrid pada musim panas dengan nilai transfer 60 juta Euro setara sekitar Rp1,22 triliun.
Dalam kesepakatan tersebut, Real Madrid juga memasukkan klausul pembelian kembali senilai 80 juta Euro atau sekitar Rp1,63 triliun. Chelsea dan Arsenal menjadi dua klub besar Eropa yang disebut tertarik dengan pemain Argentina tersebut.
Meski memiliki potensi besar, Paz masih memiliki pekerjaan panjang jika benar-benar dipercaya mengenakan nomor 10 Argentina. Berdasarkan data dalam sumber, dia baru mencetak satu gol dalam 11 penampilan bersama tim nasional.
Argentina dijadwalkan menghadapi Burkina Faso pada Sabtu (3/10) sebelum melakoni pertandingan perpisahan Messi melawan Benin pada 6 Oktober. Setelah laga tersebut, era baru Albiceleste tanpa Messi akan benar-benar dimulai, termasuk mencari pemilik baru nomor 10 yang selama bertahun-tahun menjadi identitas sang legenda.
Editor: Reynaldi Hermawan