Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bikin Geger La Liga! Sergio Ramos Disebut Negosiasi Beli Sevilla
Advertisement . Scroll to see content

Odriozola Pilih Angka Keberuntungan, Ini Pengguna Nomor 19 di Madrid

Kamis, 19 Juli 2018 - 14:28:00 WIB
Odriozola Pilih Angka Keberuntungan, Ini Pengguna Nomor 19 di Madrid
Pemain anyar Real Madrid Alvaro Odriozola resmi menggunakan nomor 19 di musim debutnya bersama Los Merengues, Rabu (18/7/2018) malam WIB. (Foto: AS)
Advertisement . Scroll to see content

MADRID, iNews.id - Pemain anyar Real Madrid Alvaro Odriozola resmi menggunakan nomor 19 di musim debutnya bersama Los Merengues, Rabu (18/7/2018) malam WIB. Odriozola menggunakan nomor yang sama seperti yang dikenakan saat masih berseragam Real Sociedad.

Odriozola meyakini nomor punggung yang dipilih akan sangat berpengaruh. Karena itu, dia tetap menggunakan nomor 19 meski telah resmi berseragam Madrid.

"Sangat mudah untuk memilih nomor 19. Nomor itu memberikan saya keberuntungan di Real Sociedad. Kebetulan nomor 19 masih tersedia di Madrid," kata Odriozola kapada Marca.

Kebetulan, angka 19 di Madrid kerap diisi para pemain penting. Luka Modric, Klass Jan-Huntelaar, Esteban Cambiasso, dan Nikolas Anelka merupakan alumni pemain Madrid yang sempat bernomor punggung 19.

Sejumlah pemain Madrid yang pernah menggunakan nomor 19 juga memiliki prestasi cukup mentereng. Oleh sebab itu, Odriozola wajib menunjukkan performa terbaiknya agar angka 19 kian sakral di Santiago Bernabeu. 

Berikut pemain Madrid yang sebelumnya bernomor punggung 19:

Achraf Hakimi (2017-2018)
Sempat menjadi anggota tim utama Madrid, Achraf Hakimi kini tengah dipinjamkan ke Borussia Dortmund. Berposisi sebagai pemain belakang, Hakimi sudah menginjakkan kaki di Madrid sejak 2006. Sempat promosi ke tim senior pada musim 2016/2017, lantaran kalah bersaing Hakimi pun dipinjamkan ke Borussia Dortmund.

Luka Modric (2012-2017)


Sebagai salah satu pemain vital Madrid, Modric sempat mengenakan nomor 19 selama lima musim. Kemudian pemain terbaik Piala Dunia 2018 itu menggunakan nomor 10 yang ditinggal James Rodriguez kr Bayern Muenchen.

Raphael Varane (2011-2012)
Center back Prancis itu juga pernah mengenakan angka 19 selama satu musim, sebelum menggantinya dengan nomor lima. Varane yang seorang defender mengklaim lebih cocok menggunakan nomor kecil. Kebetulan Nuri Sahin yang sebelumnya menggunakan nomor lima memilih angkat kaki. Pemain asal Turki itu dipinjamkan ke Liverpool kemudian ke Borussia Dortmund.

Ezequiel Garay (2009-2011)
Sempat membela Madrid selama dua musim, Garay pun sempat mencicipi nomor tersebut. Lantaran kalah bersaing, madrid pun meminjamkan Garay ke Racing Santander sebelum akhirnya dibeli Benfica. Empat musim di Liga Portugal, Garay kemudian bergabung bersama Zenit Saint-Petersburg sebelum akhirnya mendarat di Valencia.

Klaas-Jan Huntelaar (2008-2009)


Huntelaar didatangkan ke Madrid pada 2008 dari Ajax Amsterdam. Sayangnya Huntelaar kurang moncer di Santiago Bernabu. Dia pun akhirnya menanggalkan nomor 19 untuk pindah ke AC Milan kemudian ke Schalke, dan kembali ke Ajax.

Julio Baptista (2007-2008)
Setelah sempat hengkang di akhir musim 2005-2006, Baptista kembali ke Madrid pada awal 2007 menggunakan nomor 19. Bahkan dia mencetak gol untuk mengalahkan Barcelona di Camp Nou.

Jose Antonio Reyes (2006-2007)
Reyes tiba di Santiago Bernabeu dengan status pinjaman dari Arsenal selama satu musim, sebelum pindah ke Atletico Madrid di musim berikutnya. Reyes pun menjadi salah satu pemain yang sempat mengenakan nomor 19 di Madrid.

Walter Samuel (2004-2005)

Samuel didatangkan dari AS Roma. Tetapi, dia jarang diberi kesempatan main, sehingga dijual kepada Inter Milan usai semusim.

Esteban Cambiasso (2002-04)

Cambiasso memiliki prestasi yang cukup mentereng dengan membawa Madrid menjuarai La Liga, Piala Super Spanyol, Liga Champions, dan Piala Intercontinental. Nomor juga 19 menjadi milik pemain yang kerap beroperasi di lini tengah itu.

Nicolas Anelka (1999-2000)
Sebagai salah satu legendaris Madrid, Anelka turut mengantarkan gelar Liga Chmpions kedelapan untuk Los Merengues. Namun, dia tidak dapat beradaptasi dengan baik dan meninggalkan tim setelah satu musim.

Fernando Sanz (1995-1999)
Ayah dari Sanz adalah presiden Real Madrid ketika itu, Lorenzo Sanz. Sanz sempat menembus skuat utama Madrid setelah lulus dari akademi Los Merengues. Nomor 19 pun bercokol di punggung Sanz saat masih memperkuat Si Putih.

Editor: Achmad Syukron Fadillah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut