Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Wayne Rooney Sebut Skuad MU Lemah, Carrick Didesak Putar Otak
Advertisement . Scroll to see content

Old Trafford Bakal Diganti Stadion 100 Ribu Kursi? MU Mulai Bergerak

Rabu, 23 September 2026 - 17:00:00 WIB
Old Trafford Bakal Diganti Stadion 100 Ribu Kursi? MU Mulai Bergerak
Manchester United semakin serius membangun stadion baru. (Foto: Wikimedia Commons/abdelkrim abdali)
Advertisement . Scroll to see content

MANCHESTER, iNews.id - Manchester United semakin mendekati pembangunan stadion baru berkapasitas 100.000 penonton dengan nilai proyek mencapai 2 miliar pounds atau sekitar Rp47 triliun.

Proyek tersebut disiapkan untuk menggantikan Old Trafford yang selama ini menjadi markas Manchester United dengan kapasitas sekitar 75.000 penonton. Rencana pembangunan stadion baru pertama kali digaungkan klub pada awal 2024.

Sejak diumumkan, proyek stadion raksasa tersebut menghadapi sejumlah tahapan dan hambatan administratif. Kini Manchester United mendapat perkembangan penting setelah bagian dari proses konsultasi publik bersama masyarakat sekitar selesai dilakukan.

Sejak Juli, sejumlah lokasi di sekitar Trafford menjadi tempat pertemuan dengan warga untuk membahas rencana pembangunan stadion. Trafford Town Hall, Media City, Gorse Hill Studios, dan Metro Sports Club menjadi beberapa lokasi konsultasi tersebut.

Selain pertemuan secara langsung, masyarakat juga diberikan kesempatan menyampaikan pandangan secara daring. Perwakilan Manchester United turut hadir dalam setiap pertemuan untuk mendengarkan masukan terkait proyek tersebut.

Proses konsultasi itu dinilai berjalan ke arah yang positif. Berbagai tanggapan yang terkumpul dari pertemuan dengan warga maupun masukan melalui internet selanjutnya akan digunakan Manchester United untuk menyusun sekaligus menyesuaikan masterplan stadion baru.

Desain Stadion Masih Bisa Berubah

Proyek stadion baru Manchester United bukan hanya menyangkut pembangunan arena berkapasitas 100.000 penonton. Proyek senilai 2 miliar pounds tersebut diproyeksikan menciptakan sekitar 48.000 lapangan pekerjaan dan 15.000 rumah baru.

Selain itu, proyek tersebut diperkirakan memberikan kontribusi sebesar 7,3 miliar pounds (Rp172 triliun) terhadap perekonomian Inggris. Setelah konsultasi dengan masyarakat sekitar, Manchester United juga akan meminta para penggemar memberikan masukan mengenai desain stadion.

CEO pengembangan stadion baru Manchester United, Collette Roche, sebelumnya menjelaskan dalam peluncuran konsultasi di dewan pada Juli jika desain tenda kontroversial yang diperkenalkan pada tahun lalu belum menjadi keputusan final.

“Desain tersebut belum ditetapkan,” ujar Collette Roche.

Saat gambar dan grafik desain stadion tersebut pertama kali dirilis, konsepnya mendapat beragam reaksi dari penggemar Manchester United. Sebagian suporter bahkan membandingkannya dengan sirkus dan taman liburan murah Butlin’s Minehead, lokasi Luke Littler meraih gelar UK Open darts.

Pada akhir Agustus, CEO Manchester United Omar Berrada juga menyampaikan perkembangan terbaru terkait lokasi stadion dan keterlibatan suporter dalam proses selanjutnya.

“Selama musim panas kami telah membagikan lokasi yang diusulkan untuk stadion baru. Kami akan bekerja sama secara erat dengan para penggemar dalam beberapa bulan mendatang untuk terus melibatkan kalian dalam proses tersebut,” kata Omar Berrada.

Stadion baru tersebut direncanakan berdiri sekitar 350 meter di sebelah barat laut Old Trafford. Manchester United juga sudah mengamankan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan stadion tersebut.

Meski proyek semakin bergerak maju, pembangunan stadion baru Manchester United masih membutuhkan proses perizinan. Pengajuan izin pembangunan ke Trafford Council diperkirakan baru dilakukan pada akhir 2027 atau bahkan 2028.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut