Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Detik-Detik Michael Carrick Usir Matheus Cunha usai MU Comeback Vs AS Roma
Advertisement . Scroll to see content

Old Trafford Bergemuruh! Ribuan Balon Hijau-Kuning Jadi Simbol Perlawanan Fans MU

Rabu, 04 November 2026 - 13:00:00 WIB
Old Trafford Bergemuruh! Ribuan Balon Hijau-Kuning Jadi Simbol Perlawanan Fans MU
Ribuan balon hijau-kuning dilepaskan fans Manchester United di Old Trafford (Foto: Sport Bible)
Advertisement . Scroll to see content

MANCHESTER, iNews.id - Fans Manchester United melancarkan protes besar terhadap kepemilikan klub dengan melepas ribuan balon hijau dan kuning di Stadion Old Trafford sebelum pertandingan Liga Champions melawan AS Roma, Rabu (4/11/2026) dini hari WIB.

Aksi tersebut berlangsung pada Selasa malam waktu setempat. Ribuan balon dilepaskan oleh pendukung yang berada di tribune Stretford End ketika lagu Liga Champions berkumandang.

Warna hijau dan kuning bukan pilihan sembarangan. Kedua warna itu merepresentasikan warna asli Manchester United dan selama ini menjadi simbol gerakan suporter yang menentang kepemilikan keluarga Glazer.

Protes tersebut menjadi gambaran besarnya kekecewaan suporter terhadap kondisi klub. Manchester United sedang menjalani musim yang buruk dan pertandingan melawan Roma dianggap sebagai salah satu laga penting untuk memperbaiki keadaan.

Namun, kemarahan para pendukung tidak hanya diarahkan kepada pemain maupun pelatih Michael Carrick. Jajaran petinggi klub justru menjadi sasaran utama kritik, terutama keluarga Glazer dan Sir Jim Ratcliffe yang semakin tidak populer di kalangan suporter.

Salah satu kelompok pendukung memutuskan menyampaikan ketidakpuasan mereka secara terbuka di Old Trafford. Mereka memilih aksi ribuan balon sebagai bentuk perlawanan terhadap kepemilikan klub.

Situasi semakin memanas setelah Manchester United kebobolan gol kedua dalam pertandingan tersebut. Sejumlah suporter kemudian melemparkan balon yang sudah kempis ke lapangan, bahkan ke arah pemain sendiri.

Aksi itu memperlihatkan besarnya frustrasi pendukung terhadap situasi yang sedang dialami klub. Kekecewaan tidak hanya berkaitan dengan performa di lapangan, tetapi juga menyangkut arah pengelolaan Manchester United.

Rencana demonstrasi tersebut kabarnya sengaja dirahasiakan hingga menjelang pertandingan dimulai. Kelompok suporter yang menginisiasi aksi itu ingin memastikan demonstrasi benar-benar mencerminkan suara pendukung yang rutin datang ke stadion, bukan sekadar gerakan yang ramai di media sosial.

Banner Ditolak UEFA, Protes Berlanjut saat Lawan Aston Villa

Selain melepas balon, kelompok suporter sebenarnya berencana membawa spanduk bertuliskan, "Tidak perlu stadion baru, kami menginginkan pemilik baru."

Namun, rencana tersebut tidak terlaksana karena UEFA belum memberikan persetujuan untuk penggunaan spanduk itu tepat waktu. Akibatnya, pesan penolakan terhadap pemilik klub disampaikan melalui aksi balon hijau dan kuning.

Demonstrasi serupa diyakini akan kembali dilakukan ketika Manchester United menjamu Aston Villa di Old Trafford pada Minggu mendatang.

Bahkan, muncul seruan aksi lain yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial. Para pendukung diajak meninggalkan stadion secara bersamaan pada menit ke-21 pertandingan melawan Aston Villa.

Angka 21 dipilih sebagai simbol 21 tahun kepemilikan keluarga Glazer di Manchester United. Aksi keluar stadion tersebut diharapkan menjadi bentuk protes tambahan terhadap keluarga asal Amerika Serikat itu.

Dengan demikian, pertandingan melawan Aston Villa berpotensi kembali diwarnai demonstrasi suporter. Tekanan terhadap pemilik klub pun belum menunjukkan tanda-tanda mereda di tengah musim sulit yang sedang dijalani Manchester United.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut