Olivier Giroud Akui Inter Milan Pernah Inginkan Jasanya, tapi Batal karena Tak Punya Uang
MILAN, iNews.id – Penyerang AC Milan, Olivier Giroud menyebut Inter Milan pernah menginginkan jasanya. Akan tetapi, Il Nerazzurri -julukan Inter Milan- saat itu tidak punya uang untuk membeli pemain asal Prancis itu.
Seperti diketahui, Giroud telah bergabung dengan Rossoneri -julukan AC Milan- setahun yang lalu. Dia pun memainkan peran kunci di AC Milan dalam memperebutkan gelar Scudetto musim 2021/2022.
Namun, ada kisah menarik sebelum Giroud memilih bergabung dengan AC Milan. Saat dia masih membela Chelsea, Giroud bisa saja pindah ke Italia lebih awal. Pasalnya, Lazio dan Inter Milan telah dalam pembicaraan mengamankan jasanya pada Januari 2020.
“Saat itu, saya tidak mendapatkan waktu bermain reguler di Chelsea, saya adalah striker pilihan ketiga, jadi saya mencoba mencari solusi dengan Frank Lampard (pelatih Chelsea kala itu),” papar Giroud, dilansir dari Football Italia, Jumat (8/7/2022).
Waktu itu, Giroud merasa geram lantaran ingin lebih banyak dapat menit bermain. Dia pun bertekad hengkang dari Chelsea.
“Saya tidak bisa terus berada dalam situasi itu. Saya ingin pergi, tetapi Lampard mengatakan kepada saya bahwa dia membutuhkan pengganti,” tambahnya.
Lampard saat itu berjanji kepada Giroud bahwa akan memberikannya porsi tampil lebih banyak sebagai starter. Akan tetapi, sudah banyak klub Italia yang telah berminat untuk mendatangkannya.
“Saat itu, klub-klub Italia sangat tertarik,” lanjut Giroud.
Bahkan, Giroud menyebut pada waktu itu Inter Milan menjadi yang terdepan mengamankan jasanya. Namun, Nerazzurri disebut tidak memiliki uang untuk membelinya.
“Pada satu titik, Inter mengatakan kepada saya bahwa mereka tidak lagi punya uang untuk mengontrak saya,” ungkap Giroud.
“Saya telah melakukan segalanya untuk pergi, saya juga bertemu dengan direktur olahraga Lazio, Igli Tare, seorang pria terhormat, dia datang ke bandara Heathrow hanya untuk menemui saya,” katanya.
Giroud sendiri tampil menawan pada musim perdananya sebagai striker pelapis di AC Milan. Dia sukses mengemas 14 gol dari 38 penampilan di seluruh ajang. Giroud pun menepis kutukan nomor 9 yang dicap bakal mematikan produktivitas striker di AC Milan.
Gol-gol eks pemain Arsenal tersebut juga tercipta pada momen penting. Adapun dua gol Giroud melawan Inter Milan dalam derby Milan membantu Rossoneri meraih kemenangan penting 2-1.
Editor: Dimas Wahyu Indrajaya