Paolo Maldini Dirtek, Pep Guardiola Kandidat Terkuat Pelatih Timnas Italia
ROMA, iNews.id – Pep Guardiola menjadi kandidat terkuat pelatih Timnas Italia seiring dimulainya revolusi besar di tubuh Gli Azzurri di bawah kepemimpinan Paolo Maldini dan Leonardo.
Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) resmi menunjuk Maldini sebagai direktur teknis dengan kontrak empat tahun hingga berakhirnya Piala Dunia 2030. Dia akan bekerja bersama Leonardo yang dipercaya menjadi penasihat dalam proyek jangka panjang tersebut.
Penunjukan dua mantan petinggi AC Milan itu menandai era baru sepak bola Italia. Maldini mendapat kewenangan besar untuk membenahi tim nasional senior hingga sistem pembinaan pemain muda.
Agenda pertama yang menjadi prioritas Maldini dan Leonardo adalah mencari pelatih kepala baru bagi Timnas Italia. Selama beberapa pekan terakhir, Antonio Conte dan Roberto Mancini menjadi dua nama yang paling sering dikaitkan dengan posisi tersebut.
Conte mendapat dukungan dari sejumlah klub Serie A, sedangkan Mancini memiliki hubungan yang sangat baik dengan Presiden FIGC Giovanni Malagò. Keduanya juga memiliki pengalaman menangani Timnas Italia dan memahami karakter sepak bola negara tersebut.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Conte dan Mancini ternyata tidak berada di posisi teratas dalam daftar pilihan Maldini dan Leonardo. Nama Guardiola kembali mengemuka dan kini tidak lagi dianggap sebagai opsi yang mustahil.
Pelatih asal Spanyol tersebut dinilai mampu membawa identitas permainan baru bagi Italia sekaligus mempercepat proses regenerasi skuad Gli Azzurri. Pengalaman Guardiola bersama Barcelona dan Manchester City menjadi nilai tambah yang sulit ditandingi kandidat lainnya.
Kendala terbesar dalam upaya mendatangkan Guardiola terletak pada faktor finansial. Pada musim terakhirnya bersama Manchester City pada 2025-2026, Guardiola dilaporkan menerima gaji kotor mendekati 25 juta euro per musim atau sekitar Rp517 miliar.
Klub-klub Serie A disebut siap membantu pendanaan untuk mendatangkan pelatih kelas dunia ke Timnas Italia. Namun, kontribusi tersebut diperkirakan masih jauh dari jumlah yang diterima Guardiola saat melatih di Stadion Etihad.
Meski begitu, peluang Italia belum sepenuhnya tertutup. Guardiola disebut memiliki ketertarikan untuk merasakan pengalaman melatih tim nasional pada suatu tahap dalam karier kepelatihannya.
Faktor tersebut membuat Maldini dan Leonardo masih menyimpan harapan untuk meyakinkan Guardiola memimpin proyek besar Italia menuju Piala Dunia 2030.
Jika upaya mendatangkan Guardiola tidak membuahkan hasil, FIGC juga mempertimbangkan sejumlah nama lain seperti Carlo Ancelotti dan Andrea Pirlo sebagai alternatif pelatih baru Gli Azzurri.
Editor: Abdul Haris