Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Erspo Digugat karena Utang Rp2 Miliar Terkait Jersey Timnas Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Patrick Kluivert Masih Cinta dan Ingin Kembali Latih Timnas Indonesia, tapi...

Kamis, 19 Februari 2026 - 20:15:00 WIB
Patrick Kluivert Masih Cinta dan Ingin Kembali Latih Timnas Indonesia, tapi...
Patrick Kluivert menyatakan masih ingin menangani Timnas Indonesia karena tergila-gila dengan antusiasme sepak bola di tanah air. (Foto: PSSI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Mantan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, menyatakan masih ingin kembali menangani Skuad Garuda setelah pengalamannya di tanah air yang luar biasa, dalam wawancara dengan media Belanda, VoetbalPrimeur.

Kluivert hadir di pembukaan Cruyff Court Amsterdam-Noord dan memanfaatkan kesempatan itu untuk berbagi pengalaman selama menukangi Timnas Indonesia. Ia menegaskan bahwa euforia sepak bola di Indonesia benar-benar berbeda dari tempat lain.

“Itu luar biasa. Sungguh, saya belum pernah bekerja dalam euforia seperti itu, tentu saja dalam arti yang positif,” ujar Kluivert, menekankan betapa besar pengaruh dukungan suporter terhadap performa tim.

Ia menyoroti faktor jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 300 juta orang, yang menurutnya membuat sepak bola menjadi lebih dari sekadar olahraga—melainkan fenomena nasional.

“Jumlah orang di sana memang sangat besar, maksud saya 300 juta orang yang benar-benar tergila-gila pada sepak bola,” katanya.

Meski begitu, Kluivert mengakui targetnya saat memimpin Timnas Indonesia belum tercapai. Ia menyebut upaya timnya berjalan fantastis, namun hasil akhirnya kurang memuaskan.

“Saya bekerja dengan sangat fantastis, sayangnya kami tidak mencapai apa yang menjadi tujuan kami,” ucapnya.

Mantan penyerang Timnas Belanda ini menegaskan cintanya terhadap sepak bola Indonesia tidak berkurang. Ia menyayangkan situasi saat itu membuat kelanjutan kariernya bersama Garuda tidak memungkinkan.

“Namun, saya sebenarnya sangat ingin melanjutkan, sayangnya itu tidak memungkinkan,” tambah Kluivert.

Kluivert resmi dipecat PSSI pada Oktober 2026, hanya sembilan bulan setelah ditunjuk sebagai pelatih, karena gagal membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.

Walau demikian, ia menyimpan kenangan hangat dan rasa hormat terhadap Indonesia.

“Tetapi saya menyimpan rasa cinta yang sangat hangat untuk Indonesia dan saya akan selalu menghargai semua yang telah saya alami di Indonesia,” tutupnya.

Keinginan Kluivert kembali menangani Timnas Indonesia menunjukkan bahwa hubungan emosional pelatih asing dengan sepak bola tanah air bisa sangat kuat, terlepas dari hasil di lapangan. Pengalaman dan antusiasme luar biasa dari suporter menjadi alasan utama ia tetap tertarik untuk kembali ke Garuda.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut