Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Momen Latihan Timnas Indonesia jelang Laga Hidup Mati Vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Advertisement . Scroll to see content

Pelatih Bangladesh Ketar-ketir! Sebut Timnas Indonesia Berbahaya di Semua Lini

Rabu, 30 September 2026 - 18:57:00 WIB
Pelatih Bangladesh Ketar-ketir! Sebut Timnas Indonesia Berbahaya di Semua Lini
Pelatih Bangladesh Thomas Dooley mewaspadai seluruh pemain Timnas Indonesia (Foto: Daily Sun)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Timnas Indonesia mendapat sorotan khusus dari pelatih Bangladesh Thomas Dooley jelang duel terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.

Thomas Dooley tidak hanya meminta anak asuhnya mengantisipasi Kevin Diks. Pelatih Timnas Bangladesh itu menilai skuad Garuda memiliki pemain berkualitas hampir di setiap lini.

Bangladesh akan menghadapi Timnas Indonesia pada pertandingan terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Duel tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026) pukul 19.30 WIB.

Menjelang pertandingan, Dooley memilih bersikap realistis. Pelatih berusia 65 tahun tersebut memahami Timnas Indonesia memiliki materi pemain dengan kualitas individu yang bisa menjadi ancaman bagi Bangladesh.

Kevin Diks menjadi salah satu pemain yang mendapat perhatian khusus dari Dooley. Kapten Timnas Indonesia yang bermain untuk Borussia Monchengladbach itu dinilai memiliki kemampuan untuk membahayakan pertahanan Bangladesh.

Namun, Dooley tidak ingin pasukannya hanya berfokus kepada satu pemain. Dia meminta seluruh pemain Bangladesh memberikan perhatian kepada setiap penggawa Garuda yang tampil di lapangan.

Kevin Diks Diwaspadai, Pemain Garuda Lain Tak Kalah Berbahaya

"Semuanya (diwaspadai). Maksud saya, Kevin (Diks) dari Borussia Monchengladbach, dia sangat berbahaya. Saya tidak tahu semua namanya, tapi ada 10 pemain di lini depan itu, sangat tinggi, kuat dan punya teknik yang bagus," kata Dooley kepada awak media di Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Dooley juga menyoroti postur para pemain bertahan Timnas Indonesia. Menurut dia, pemain-pemain belakang Garuda memiliki keunggulan fisik yang perlu diperhitungkan oleh Bangladesh.

"Sedangkan, para pemain bertahan mereka itu bahkan 20 cm lebih tinggi dari saya. Mereka punya pemain-pemain (dengan kualitas) individu yang bagus, semuanya. Jadi, kami harus waspada terhadap mereka," tambah pelatih asal Jerman itu.

Pernyataan tersebut memperlihatkan fokus Bangladesh bukan hanya menghentikan pergerakan Kevin Diks. Seluruh pemain Timnas Indonesia dianggap memiliki kualitas individu yang dapat memberikan masalah dalam pertandingan.

Di sisi lain, pertandingan melawan Indonesia tidak lagi menentukan nasib Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026. Bengal Tigers sudah dipastikan tidak memiliki peluang untuk melanjutkan kiprah ke babak berikutnya.

Bangladesh saat ini berada di posisi keempat klasemen sementara Grup A tanpa mengoleksi poin. Mereka tertinggal empat poin dari Timnas Indonesia dan Malaysia, serta terpaut tiga poin dari Singapura.

Situasi tersebut berbeda dengan Timnas Indonesia, Malaysia, dan Singapura yang masih bersaing memperebutkan tiket menuju fase akhir turnamen. Ketiganya masih memiliki kepentingan besar dalam pertandingan terakhir Grup A.

FIFA ASEAN Cup 2026 sendiri menggunakan format berbeda dari kompetisi dengan sistem klasemen biasa. Tim yang finis sebagai juara grup akan langsung mendapatkan tiket menuju partai final.

Sementara itu, tim yang mengakhiri fase grup sebagai runner-up tidak langsung tersingkir. Runner-up akan menjalani pertandingan untuk memperebutkan posisi ketiga FIFA ASEAN Cup 2026.

Dengan kondisi tersebut, duel Indonesia kontra Bangladesh tetap memiliki arti besar bagi skuad Garuda. Indonesia membutuhkan hasil maksimal untuk menjaga peluang mencapai partai final, sedangkan Bangladesh berusaha menutup kiprah mereka di turnamen dengan hasil positif.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut