Pelatih Timnas Senegal hingga Achraf Hakimi Kena Sanksi Imbas Kericuhan di Final Piala Afrika 2025
RABAT, iNews.id - Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) menjatuhkan sanksi tegas menyusul kekacauan yang terjadi pada final Piala Afrika 2025 atau Africa Cup of Nations (AFCON) antara Senegal vs Maroko.
Pelatih Timnas Senegal, Pape Thiaw, menerima hukuman paling berat. CAF menskors dia selama lima pertandingan serta menjatuhkan denda sebesar USD100.000 atau setara Rp1,57 miliar akibat tindakan tidak sportif pada laga final tersebut.
Sanksi dijatuhkan setelah Thiaw memerintahkan para pemain Senegal meninggalkan lapangan. Aksi tersebut memicu penundaan pertandingan selama 14 menit di laga puncak yang digelar di Rabat.
CAF juga menghukum Federasi Sepak Bola Senegal dengan denda USD615.000 atau sekitar Rp9,65 miliar. Hukuman ini terkait perilaku tim dan tindakan suporter Senegal sepanjang pertandingan final.
Final Piala Afrika 2025 Ricuh, Sadio Mane Muncul sebagai Penyelamat
Dari sisi pemain, Iliman Ndiaye dan Ismaila Sarr turut menerima sanksi. Keduanya diskors dua pertandingan CAF akibat tindakan tidak sportif terhadap wasit.
Meski sempat mengajukan protes, upaya Maroko untuk membatalkan hasil pertandingan ditolak CAF. Komite Disiplin menegaskan hasil final tetap sah meski laga sempat terganggu.
Sejarah! Senegal Juara Piala Afrika 2025 usai Kalahkan Maroko Lewat Drama Extra Time
Timnas Maroko juga menerima hukuman dari CAF. Tuan rumah didenda total USD315.000 atau setara Rp4,94 miliar akibat perilaku ball boy, tindakan pemain serta staf di area Video Assistant Review, dan penggunaan laser oleh suporter.
Sadio Mane Kembali Menghantui Mo Salah, Senegal Usir Mesir dan Tantang Maroko di Final Piala Afrika 2025
Kapten Maroko Achraf Hakimi dijatuhi skors dua pertandingan CAF, dengan satu pertandingan ditangguhkan selama satu tahun. Sementara Ismael Saibari menerima larangan bermain selama tiga pertandingan CAF.
Hukuman tersebut diberikan setelah Hakimi dan Saibari terlibat insiden mencoba menyingkirkan handuk di sisi lapangan milik kiper Senegal, Edouard Mendy, saat hujan deras mengguyur stadion di Rabat.
Jadwal Semifinal Piala Afrika 2025: Senegal vs Mesir, Nigeria Lawan Maroko
Kekacauan bermula ketika gol Senegal dianulir pada menit akhir. Tidak lama berselang, Maroko mendapat hadiah penalti yang gagal dimaksimalkan Brahim Diaz.
Meski diwarnai insiden panas, Senegal akhirnya keluar sebagai juara AFCON berkat gol Pape Gueye pada babak tambahan waktu.
CAF menilai kekacauan di partai final menjadi catatan serius. Insiden tersebut menutup turnamen yang sejatinya mencatat kesuksesan besar, termasuk rekor pendapatan tertinggi sepanjang sejarah Piala Afrika.
Editor: Abdul Haris