Pelatih Yordania Punya Misi Khusus di Final Piala Asia 2023, Bukan Sekadar Juara
DOHA, iNews.id - Pelatih Yordania, Hussein Ammouta punya misi khusus di final Piala Asia 2023. Dia tak sekadar berharap timnya juara, tapi juga ingin anak buahnya berkarier di Prancis atau Inggris.
The Chivalrous -julukan Timnas Yordania- melaju ke final Piala Asia 2023 untuk pertama kalinya sepanjang sejarah. Mereka mengalahkan Korea Selatan 2-0 pada semifinal yang berlangsung di Ahmed bin Ali Stadium, Selasa (6/2/2024).
Yazan Al-Naimat (53') dan Musa Al-Taamari (66') menghancurkan mimpi Korea Selatan untuk bisa melaju ke babak pamungkas.
Hussein Ammouta berharap para pemain Yordania bisa tampil di Eropa, setelah Piala Asia 2023. Sebab, dia menilai para pemainnya memiliki kualitas dan layak untuk berkarir di benua biru.
Pratama Arhan Gak Main, Suwon FC Ditahan Imbang Timnas Indonesia U-20
“Untuk kesebelas pemain, dan semua pemain cadangan, saya berharap dapat melihat mereka semua di liga Eropa karena para pemain Yordania layak mendapatkan kesempatan ini,” kata Hussein Ammouta dikutip dari ESPN, Kamis (8/2/2024).
Mousa Al-Tamari menjadi satu-satunya pemain Yordania yang berkarier di Eropa. Saat ini, penyerang berusia 26 tahun itu sedang memperkuat klub kasta tertinggi Liga Prancis, Montpellier HSC.
Gelandang Vietnam Remehkan Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia: Tidak Menakutkan!
Bersama La Paillade -julukan Montpellier HSC, Mousa Al-Tamari sudah mencetak tiga gol dan tiga assist dari 16 pertandingan di Liga Prancis. Sebelum bergabung dengan Montpellier HSC pada Juli 2023, Mousa Al-Tamari sempat memperkuat OH Leuven (Belgia) dan APOEL Nicosia (Siprus).
Timnas Basket Putra Pasang Target Realistis di Kualifikasi FIBA ASIA Cup 2025
Sementara di Piala Asia 2023, Yordania mayoritas berisikan pemain-pemain dari klub lokal seperti Al-Faisaly, Al-Hussein atau Al-Wehdat. Selain itu, ada beberapa pemain lainnya yang juga berkarier di Liga Arab Saudi ataupun Liga Qatar.
Hussein Ammouta mengatakan keberhasilan menembus babak final Piala Asia 2023 adalah hasil kerja keras Yordania selama bertahun-tahun. Namun, dia berharap ada pemain Yordania lainnya yang mengikuti jejak Mousa Al-Tamari tampil di Liga Prancis ataupun Liga Inggris.
Ragnar Oratmangoen dan Thom Haye Terancam Absen saat Timnas Indonesia Vs Vietnam Bulan Depan
“Apa yang Anda lihat hari ini adalah hasil kerja keras selama beberapa tahun. Kami memiliki Musa Al-Taamari di Liga Prancis, dan mudah-mudahan kami akan memiliki empat atau lima pemain Yordania di Liga Prancis atau Liga Premier (Liga Inggris)," sambungnya.
Pelatih berusia 54 tahun itu pun mengatakan Yordania harus bisa mencontoh Jepang maupun Korea Selatan, karena memiliki pemain-pemain yang berkarier di luar negeri dan membuat tim nasional lebih disegani.
"Ketika Anda melihat Jepang atau Korea, Anda melihat pemain yang bermain di luar negeri dan mereka memiliki nilai yang besar bagi tim nasional mereka. Inilah yang harus kita mulai rencanakan," ucapnya.
Saksikan Piala Asia 2023 di RCTI, iNews TV atau streaming Vision+.
Editor: Reynaldi Hermawan