Pemain Ini Ngotot Bertanding usai Terkena Serangan Jantung di Lapangan, Kok Bisa?
CORDOBA, iNews.id - Pesepak bola di Spanyol ngotot bertanding usai terkena serangan jantung di lapangan. Pemain tersebut bernama Dragisa Gudelj.
Gudelj merupakan bek klub kasta ketiga Spanyol bernama Cordoba. Dia dan kolega berhadapan dengan Racing Ferrol di Estadio Nuevo Arcangel, Sabtu (25/3/2023) waktu setempat.
Dikutip dari Marca, Senin (27/3/2023), pertandingan terhenti pada menit ke-11. Sebab Gudelj mengalami serangan jantung serupa insiden bintang Denmark Christian Eriksen di Euro 2020.
Petugas medis segera menghampiri Gudelj untuk memberikan pertolongan. Ambulans juga terlihat sampai masuk ke dalam lapangan.
Bagaimana Nasib Piala Dunia U-20 2023 setelah Drawing Batal? Ini Kata Exco PSSI
Namun Gudelj berhasil sadar setelah mendapat perawatan dari tim medis. Dia langsung diangkat ke tandu dan dimasukkan ke ambulans.
Penonton memberikan tepuk tangan meriah sebagai bentuk dukungan. Anehnya Gudelj menolak untuk meninggalkan pertandingan.
Drawing Piala Dunia U-20 2023 Batal, PSSI Kalkulasi Dampak Terburuk Buat Indonesia
Dragisa Gudelj (brother of Serbia star Nemanja) collapsed on the pitch for Cordoba against Ferrol as the match was abandoned.
— Sam Street (@samstreetwrites) March 25, 2023
While being stretchered off the pitch, he woke up and appeared to ask to carry on playing.pic.twitter.com/2advKzkqxr
Dia ngotot ingin kembali bermain dan melanjutkan laga yang saat itu tengah imbang 1-1. Tapi dia dicegah tim medis dan dimasukkan ke ambulans untuk dibawa ke Rumah Sakit Reina Sofia.
Terungkap, Ini Alasan FIFA Batalkan Drawing Piala Dunia U-20 2023
Wasit pun akhirnya menangguhkan pertandingan di Cordoba.
Gudelj adalah adik dari bintang Sevilla Nemanja Gudelj. Usai insiden dia memberikan kabar jika saudaranya dalam kondisi baik-baik saja.
Kabar Buruk! FIFA Resmi Batalkan Drawing Piala Dunia U-20 2023
"(jantungnya) masih berdetak, berkat layanan medis dari Cordoba CF," tulis Nemanja.
Sementara itu, dokter kepala Cordoba Jose Miguel Bretones membenarkan sang pemain memang ingin terus bermain.
"Kami beruntung dia pulih, dia sadar," kata Bretones.
"Anda harus memperhitungkan itu (kembali bermain) untuknya, seolah-olah dua detik telah berlalu. Dia pikir dia bisa terus bermain," ucapnya.
Editor: Reynaldi Hermawan