Pemain Legendaris Chelsea Didier Drogba Pensiun di Usia 40 Tahun
PHOENIX, iNews.id – Pemain legendaris Chelsea Didier Drogba mengumumkan pensiun dari dunia sepak bola profesional. Striker Pantai Gading itu memutuskan gantung sepatu di usianya yang ke-40 tahun, setelah 20 tahun berkarier sebaga pemain.
Drogba menghabiskan sisa kariernya bersama klub divisi kedua Amerika Serikat atau United Soccer League (USL) yang juga miliknya, Phoenix Rising FC. Dia menyatakan pamit sebagai pemain usai gagal membawa timnya juara liga akibat kalah 0-1 dari Louisville City pada partai final di Lynn Stadium, Kamis (8/11/2018).
“Setelah 20 tahun berkarier, tiba saatnya bagi saya untuk pensiun. Untuk saya ini adalah cara terbaik mengakhiri kiprah di dunia sepak bola. Saya senang bisa membantu para pemain muda berkembang,” kata Drogba kepada Sportshour di BBC World Service.
Bomber berpostur 188cm itu memulai kariernya di Klub Divisi 3 Prancis, Le Mans pada 1998. Kemudian saat berusia 23 tahun, Drogba mulai mencicipi main di level teratas ketika bergabung dengn klub Ligue 1, Guingamp (2002) kemudian pindah ke Olympique Marsielle setahun kemudian.
Berkat kepiawaiannya mengolah si kulit bundar, bos Chelsea Roman Abramovich akhirnya memboyong Drogba ke Stamford Bridge dengan biaya 25 juta poundsterling (Rp447 miliar) pada Juli 2004. Bersama Klub London Barat itu, dia menikmati masa keemasan kariernya.
Dengan The Blues, Drogba sukses merengkuh 14 trofi di antaranya empat titel Premier League, empat Piala FA, tiga Piala Liga Inggris, dua Community Shield, serta satu Liga Champions. Dia juga memenangkan sepatu emas Premier League pada 2007 dan 2010.
Setelahnya, Drogba meniti karier di Klub China Shanghai Shenhua (2012/2013), Galatasaray (2013/2014) dan kembali ke Chelsea semusim berselang. Namun, pada Juli 2015, atlet bernama lengkap Didier Yves Drogba Tebily itu kembali meninggalkan The Blues untuk bergabung dengan Klub Kanada Montreal Impact sebelum akhirnya ke Phoenix (2017/2018).
Kemudian di level negara, Drogba sudah melakoni 105 penampilan bersama Pantai Gading sejak debut pada 2002. Selama membela negaranya, dia sudah mencetak 65 gol dan hingga kini masih menjadi yang terbanyak sepanjang sejarah.
Editor: Haryo Jati Waseso