Pengakuan Jujur Arteta usai Arsenal Tumbang dari MU: Kesalahan Kami Dihukum Tanpa Ampun
LONDON, iNews.id – Kekalahan Arsenal dari Manchester United (MU) memaksa Mikel Arteta menghadapi media dalam situasi langka musim ini. Sang arsitek sekaligus menyampaikan evaluasi jujur soal kesalahan timnya yang berujung hasil pahit di Emirates Stadium.
Arsenal kalah 2-3 dari MU dalam lanjutan Liga Inggris 2025-2026, Minggu (25/1/2026) malam WIB. The Gunners sempat unggul lebih dulu, bangkit untuk menyamakan skor, namun akhirnya kehilangan momentum setelah gol telat Matheus Cunha.
Arteta membuka konferensi pers dengan memberikan kredit penuh kepada MU. Dia menilai Arsenal sejatinya mengawali pertandingan dengan sangat baik sebelum kesalahan sendiri mengubah arah laga.
“Pertama-tama, selamat untuk Manchester United atas kemenangannya. Saya pikir kami memulai pertandingan dengan sangat baik, 30 menit pertama kami sangat dominan, bermain di area yang kami inginkan, mencetak gol, dan memiliki dua peluang luar biasa untuk mencetak gol tambahan,” ujar Arteta, dikutip dari situs resmi klub, Senin (26/1/2026).
Pesan Tegas Michael Carrick Usai MU Tumbangkan Arsenal, Euforia Diredam di Ruang Ganti
Menurut Arteta, titik balik laga terjadi setelah Arsenal melakukan kesalahan yang jarang terjadi. Dia menilai momen tersebut memberi harapan bagi MU sekaligus menggeser energi permainan.
“Setelah itu kami memberi mereka gol. Kesalahan adalah bagian dari sepak bola, sangat tidak biasa bagi kami, tapi kami memberi mereka gol dan harapan, dan itu menggeser energi. Sejak saat itu hingga turun minum kami benar-benar kesulitan, terutama menjaga bola di area yang tepat setelah merebutnya kembali,” ucapnya.
Viral Komentar Arsene Wenger usai Arsenal Dikalahkan Man United, Netizen Heboh!
Arteta menyebut kualitas individu MU menjadi faktor penentu di babak kedua. Dia menilai dua gol Setan Merah lahir dari momen magis yang kerap muncul dalam laga besar.
Amad Diallo Sindir Arsenal Tanpa Ampun usai Manchester United Menang Dramatis
“Di babak kedua, mereka mencetak dua gol brilian, kualitas individu, momen magis di pertandingan besar, itu contoh yang bagus,” kata Arteta.
Meski Arsenal sempat kembali menyamakan skor, Arteta mengaku momentum positif itu langsung hilang dalam satu situasi krusial. Dia menyinggung peluang emas yang gagal dimaksimalkan sebelum MU mencetak gol penentu.
MU Hajar Arsenal, Michael Carrick Bicara Kemungkinan Jadi Pelatih Permanen
“Dengan pergantian pemain kami berhasil menggeser energi, mencetak gol kedua, dan Anda bisa merasakan semuanya berubah dan pertandingan terbuka untuk dimenangkan,” ujarnya.
Arteta menyoroti momen saat Noni Madueke gagal memaksimalkan peluang satu lawan satu di kotak enam yard. Menurutnya, dari situasi itulah MU langsung menghukum Arsenal.
“Dalam aksi berikutnya, Noni satu lawan satu di kotak enam yard, kami tidak mendapatkan apa pun dari situ, itu berujung tendangan gawang, mereka menutup struktur, satu umpan, memenangkan duel dan Cunha menempatkan bola di sudut sempurna untuk menghilangkan semua momentum dan energi bagus yang sedang kami bangun,” tutur Arteta.
Pelatih asal Spanyol itu mengakui kekecewaan besar atas hasil tersebut, namun menegaskan tanggung jawab utama berada di pundaknya sebagai pelatih.
“Sangat, sangat mengecewakan tentunya, tapi ini adalah sebuah momen. Terutama setelah kalah, dengan kegembiraan dan segala hal yang para pemain berikan kepada kami, dan kepada saya secara khusus, saya harus mengambil tanggung jawab sendiri dan berada sangat dekat dengan mereka karena itulah yang pantas mereka dapatkan,” katanya.
Arteta juga menanggapi atmosfer stadion dan tekanan suporter. Dia menilai reaksi penonton merupakan bagian dari tuntutan untuk menang di level tertinggi.
“Kami semua ingin menang dan penonton mencoba berada di belakang tim untuk membuat keputusan terbaik dan memenangkan pertandingan. Kami harus melalui itu,” ujar Arteta.
Terkait kesalahan yang berujung gol, Arteta menilai satu kesalahan memicu kesalahan lain. Dia menyebut Arsenal dihukum karena performa individu yang berada di bawah standar.
“Hari ini ada tiga atau empat kesalahan, sangat tidak biasa. Itu bagian dari sepak bola, kadang Anda dihukum, kadang tidak, dan hari ini kami dihukum,” katanya.
Arteta menutup dengan keyakinan Arsenal akan bereaksi cepat meski mendapat tekanan besar dari ekspektasi publik Emirates.
“Kami harus melakukan apa yang harus kami lakukan dan terus melakukan apa yang sudah kami lakukan selama tujuh bulan. Ini bagian dari perjalanan untuk menang dan kami akan bereaksi segera,” ucap Arteta.
Editor: Abdul Haris