Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : John Herdman Akui Kaget usai Nonton Pertandingan Liga Indonesia, Soroti Satu Hal
Advertisement . Scroll to see content

Pengamat Sebut John Herdman Bukan Sekadar Pelatih Timnas Indonesia, tapi...

Senin, 26 Januari 2026 - 13:00:00 WIB
Pengamat Sebut John Herdman Bukan Sekadar Pelatih Timnas Indonesia, tapi...
John Herdman dinilai tepat menangani Timnas Indonesia untuk mengejar target Piala Dunia 2030 berkat filosofi dan rekam jejak internasionalnya. (Foto: iNews/Isra Triansyah)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id John Herdman dinilai sebagai sosok tepat untuk membawa Timnas Indonesia mengejar mimpi besar lolos ke Piala Dunia 2030. Sebab juru taktik Inggris itu punya rekam jejak, konsep, dan filosofi sepak bola yang jelas.

Penilaian tersebut disampaikan pengamat sepak bola nasional Mohamad Kusnaeni menyusul penunjukan resmi Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Pelatih berusia 50 tahun itu diperkenalkan ke publik pada Selasa (13/1) dan langsung menarik perhatian karena reputasinya di level internasional.

Herdman datang tidak sendirian. Dia membawa Cesar Meylan sebagai asisten pelatih, dengan misi meningkatkan performa Skuad Garuda secara menyeluruh, baik dari sisi teknis, taktik, maupun pengembangan pemain.

Menurut Kusnaeni, pemilihan Herdman bukan keputusan biasa. Federasi membutuhkan figur lebih dari sekadar pelatih lapangan untuk mengejar target jangka panjang menuju Piala Dunia 2030.

“Pemilihan Herdman adalah keputusan yang tepat. Untuk mengejar mimpi lolos ke Piala Dunia 2030 kita memang butuh lebih dari sekadar pelatih timnas. Herdman memenuhi kriteria itu. Dia pelatih yang bagus dengan kinerja yang telah teruji bersama timnas Kanada putra maupun putri,” kata Kusnaeni kepada iNews Media Group, dikutip Senin (26/1/2026).

Rekam jejak Herdman bersama Kanada menjadi sorotan utama. Dia sukses mengubah Kanada menjadi kekuatan baru di Amerika Utara, bersaing dengan negara-negara mapan dan tampil konsisten di level dunia.

Filosofi Jelas dan Cocok untuk Indonesia

Kusnaeni menilai kekuatan utama Herdman terletak pada kemampuannya membangun sistem sepak bola jangka panjang. Dia dikenal sebagai konseptor ulung, bukan sekadar pemburu hasil instan.

“Lebih dari sekadar berprestasi, Herdman juga seorang konseptor yang ulung. Itu tercermin dari cara dia membangun sepak bola Kanada dengan berbagai proyek yang mampu mengangkat negara itu masuk jajaran elite di Amerika Utara, bahkan dunia,” ujar dia.

Dari sisi filosofi bermain, Herdman memiliki pendekatan yang dinilai relevan dengan kebutuhan Timnas Indonesia saat ini. Dia mengedepankan pressing agresif, sirkulasi bola cepat, serta transisi menyerang dan bertahan yang dinamis.

“Filosofi sepak bola Herdman juga jelas. Dia menyukai sepak bola dengan pressing, aliran bola cepat, dan transisi cepat. Agak mirip dengan filosofi sepak bola STY dulu,” paparnya.

Selain gaya bermain, Herdman juga dikenal fokus pada pengembangan pemain muda lokal yang dipadukan dengan rekrutmen pemain berkualitas dari berbagai jalur. Pendekatan ini dinilai selaras dengan kondisi sepak bola Indonesia.

“Konsepnya dalam menangani timnas bertumpu pada pengembangan potensi pemain lokal digabung dengan rekrutmen pemain berkualitas dari berbagai sumber. Itu cocok dengan situasi Indonesia saat ini,” tambah dia.

Tantangan pertama Herdman bersama Timnas Indonesia akan datang dalam waktu dekat. Dia dijadwalkan menjalani debut pada ajang FIFA Series 2026 yang berlangsung di Jakarta pada 23–31 Maret mendatang.

Sebagai tuan rumah, Timnas Indonesia akan menghadapi tiga negara dari konfederasi berbeda, yakni Bulgaria dari UEFA, Kepulauan Solomon dari OFC, serta St. Kitts and Nevis dari CONCACAF. Turnamen ini menjadi panggung awal untuk mengukur arah baru Skuad Garuda di bawah kendali John Herdman.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut