Perjalanan Panjang Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2026, Mental Saja Tak Cukup!
JAKARTA, iNews.id – Perjalanan panjang Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026 menarik untuk dibahas. Mental saja tak cukup untuk meloloskan Tim Garuda ke putaran final kejuaraan sepak bola paling elite di planet ini.
Tim Garuda memulai langkah pertama menuju United 2026 (Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko) dengan baik. Asnawi Mangkualam dkk membantai Brunei Darussalam 6-0 pada leg pertama putaran pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (12/10/2023).
Leg kedua bakal dimainkan di markas Brunei, Stadion Nasional Hassanal Bolkiah, Bandar Seri Begawan, Selasa (17/10/2023). 
Langkah yang bagus, tapi jangan sesumbar dulu. Karena itu baru putaran pertama kualifikasi. Masih ada putaran kedua, ketiga, keempat, atau bahkan kelima sampai playoff antarkonfederasi yang mungkin akan dilewati Tim Garuda.
Dipermalukan Timnas Indonesia, Brunei Darussalam Bertekad Balas Dendam di Leg Kedua
Ya, ini edisi pertama di mana kontestan Piala Dunia FIFA dimekarkan menjadi 48 tim setelah terakhir 32 tim di Qatar 2022. Jatah Asia yang sebelumnya 4 atau 5 (1 lewat playoff) kini bertambah menjadi 8+.
Langkah pertama yang harus dilewati Indonesia adalah putaran pertama kontra Brunei Darussalam. Tim Garuda harus melewati fase ini karena menjadi satu dari 20 negara Asia yang rankingnya terbawah.
Jokowi Senang Timnas Indonesia Menang Telak Lawan Brunei: Sangat Menghibur
Setelah melewati putaran pertama, pasukan Shin Tae-yong sudah ditunggu Irak, Vietnam, dan Filipina di Grup F putaran kedua. Masing-masing tim akan saling bertemu dalam dua leg kandang dan tandang.
Timnas Indonesia Bantai Brunei Darussalam, Kenapa Shin Tae-yong Malah Tak Senang?
Nantinya hanya juara dan runner up dari 9 grup putaran kedua yang berhak melaju ke putaran ketiga. Di fase ketiga itu, 18 tim yang lolos dibagi tiga grup yang masing-masing berisi enam tim yang akan saling bertemu dua leg kandang dan tandang.
Dua tim teratas tiap grup berhak langsung melaju ke putaran final Piala Dunia 2026. Peringkat ketiga dan keempat harus melewati putaran keempat.
Di putaran keempat, enam tim peringkat ketiga dan keempat di fase sebelumnya dibagi dua grup yang masing-masing berisi tiga negara. Di fase ini, setiap tim masing-masing akan saling melawan satu kali di tempat netral.
Posisi teratas lolos langsung ke putaran final Piala Dunia 2026, dan runner up harus melanjutkan ke putaran kelima. 
Di putaran kelima, dua runner up di babak keempat tadi akan bertanding dua leg kandang dan tandang untuk menentukan satu perwakilan Asia yang bertanding di babak playoff antarkonfederasi.
Pemenang putaran kelima AFC akan bergabung dalam babak playoff antarkonfederasi bersama lima tim lain, yakni satu dari zona Afrika (CAF), Amerika Selatan (CONMEBOL), dan Oseania (OFC), serta dua dari Amerika Tengah (CONCACAF). Hanya dua tiket tersisa dari jalur terakhir ini.
Nah, begitulah panjangnya perjalanan Timnas Indonesia untuk merajut mimpi menembus putaran final Piala Dunia 2026. Mental saja takkan cukup untuk melewati jalur yang terjal dan ganas ini. Dibutuhkan persiapan matang, kerjasama apik dari semua pihak, dan juga perjuangan maksimal dari seluruh anak bangsa. 
"Fokus, karena mimpi kita kan bukan di sini. Mimpi kita lebih besar, kan? Grup F, Irak, Vietnam, Filipina, itu bukan mimpi kita juga. Mimpi kita lebih besar dari itu. Tetap fokus!" tutur Ketua Umum PSSI Erick Thohir usai Timnas Indonesia membantai Brunei Darussalam kemarin malam.
Sulit, itu pasti! Tapi, tak ada yang mustahil dalam hidup. Yang penting, awali dengan doa, lanjutkan dengan kerja keras, fokus dan pantang menyerah! Berjuanglah, Garuda!
Editor: Abdul Haris