Persebaya Kembali ke GBT, Pedro Matos Siap Jadi Pembeda Lawan Dewa United
SURABAYA, iNews.id – Persebaya menjamu Dewa United di Stadion Gelora Bung Tomo pada lanjutan Super League 2025-2026 dengan Pedro Matos bersiap tampil habis-habisan di hadapan publik sendiri. Laga ini dijadwalkan berlangsung pada 1 Februari 2026 dan menjadi momentum penting Bajul Ijo menjaga tren positif.
Persebaya datang ke pertandingan ini dengan kepercayaan diri tinggi. Tim asal Surabaya tersebut baru saja mencatat kemenangan meyakinkan 3-0 atas PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (25/1/2026).
Hasil tersebut memperkuat posisi Persebaya di papan atas klasemen. Konsistensi permainan menjadi modal utama saat kembali bermain di kandang sendiri dengan dukungan penuh suporter.
Laga melawan Dewa United memiliki arti spesial bagi Pedro Matos. Pertandingan ini menjadi penampilan perdananya di Stadion Gelora Bung Tomo sejak bergabung dengan Persebaya.
Pedro menilai atmosfer GBT berpotensi menjadi pembeda. Dukungan dari tribun diyakini mampu meningkatkan intensitas permainan dan keberanian tim menekan lawan sejak menit awal.
“Saya sangat menantikan bermain di GBT. Banyak orang mengatakan atmosfernya luar biasa. Dukungan Bonek dan Bonita pasti akan memberi energi tambahan bagi kami,” kata Pedro dilansir dari laman Persebaya, Selasa (27/1/2026).
Saat ini Persebaya berada di peringkat keenam klasemen Super League 2025-2026 dengan koleksi 31 poin. Raihan tersebut berasal dari delapan kemenangan, tujuh hasil imbang, dan tiga kekalahan.
Produktivitas dan keseimbangan permainan menjadi catatan positif Bajul Ijo sepanjang musim. Bermain di kandang memberi peluang besar menambah poin penuh.
Di sisi lain, Dewa United menempati posisi kesepuluh klasemen dengan total 23 poin. Tim tersebut mencatat tujuh kemenangan, dua hasil imbang, dan sembilan kekalahan.
Perbedaan posisi klasemen membuat Persebaya lebih diunggulkan. Namun, laga ini tetap menuntut fokus penuh mengingat Dewa United kerap tampil merepotkan saat menghadapi tim papan atas.
Dengan dukungan suporter, performa menanjak, serta ambisi Pedro Matos tampil maksimal di laga kandang pertamanya, Persebaya bertekad menjadikan GBT sebagai arena dominasi saat menjamu Dewa United.
Editor: Reynaldi Hermawan