Persija Bakal Lepas Witan Sulaeman Kembali Berkarier di Eropa, Ini Syaratnya
BEKASI, iNews.id - Witan Sulaeman bakal dilepas Persija Jakarta untuk kembali berkarier di Eropa. Hal tersebut diungkapkan langsung Pelatih Macan Kemayoran Thomas Doll.
Hal itu diungkapkan setelah pertandingan Persija Jakarta vs RANS Nusantara FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, pada Jumat (3/2/2023) malam WIB. Di laga tersebut Macan Kemayoran menang 3-1.
Witan Sulaeman yang baru didatangkan tidak dimainkan. Namun, pemain berusia 21 tahun kelahiran Kota Palu itu memperkenalkan dirinya di hadapan The Jakmania sebelum laga dimulai dan memamerkan jerseynya bernomor 78.
Ribuan The Jakmania pun menyambut Witan Sulaeman dengan hangat sehingga membuat Thomas Doll ikutan berbahagia. Pelatih asal Jerman itu menyebut Witan kembali ke Tanah Air karena selama di Eropa kurang menit bermain.
Cristiano Ronaldo Cetak Gol ke-820 Sepanjang Karier, 17 Persen via Penalti
"Untuk Witan, bisa dilihat semua orang senang dia balik ke Indonesia. Dia sebenarnya juga membutuhkan waktu untuk bermain," ungkap Thomas Doll kepada awak media termasuk iNews.id di Bekasi, Jumat (3/2/2023).
Hasil Chelsea Vs Fulham: Pemain Termahal Liga Inggris Gagal Bantu The Blues Menang
Selain itu, Thomas Doll juga mengatakan Persija memiliki target besar untuk beberapa tahun ke depan sehingga mendatangkan Witan ke Ibu Kota. Dia menyebut Macan Kemayoran memiliki target juara Liga 1 dan kompetisi lainnya.
"Persija punya plan, ingin membangun sendiri dalam 2 sampai 3 tahun ke depan, jadi kita juga sedang memburu gelar juara, jadi senang juga Witan bisa datang ke sini," tukas Thomas Doll.
Hasil Liga Arab Saudi: Gol Penalti Ronaldo Selamatkan Al Nassr dari Kekalahan Vs Al-Fateh
Di sisi lain, Thomas Doll menegaskan dirinya tak akan menghalangi Witan dalam memutuskan masa depannya. Juru taktik asal Jerman itu mempersilakan Witan jika ingin kembali abroad ke Eropa. Dengan syarat, jika ada klub yang tertarik dan pada waktu yang pas.
"Tapi kalau Witan mau kembali ke Eropa tidak masalah kalau memang ada kesempatan dan waktu yang tepat," pungkasnya.
Agenda Timnas Indonesia setelah Gagal di Piala AFF 2022, Ini Turnamen Terberat
Editor: Reynaldi Hermawan