Persija Beri Target Tinggi ke Carlos Pena di Liga 1 2024-2025
DEPOK, iNews.id- Direktur Utama Persija Jakarta, Ambono Januarianto memberikan target tinggi ke pelatih baru Carlos Pena di Liga 1 2024-2025. Carlos Pena diminta membawa Macan Kemayoran -julukan Persija Jakarta- menempati posisi empat besar.
Persija Jakarta berpisah dengan Thomas Doll di akhir musim 2023-2024. Pelatih asal Jerman itu memutuskan untuk mengakhiri kontraknya lebih cepat, karena ingin lebih dekat dengan keluarganya.
Sementara Persija Jakarta langsung bergerak cepat mencari pelatih baru, sebelum kompetisi sepak bola tertinggi di Indonesia bergulir. Carlos Pena dipilih untuk menangani Rizky Ridho dkk musim depan.
Bersama Persija Jakarta, Carlos Pena ditargetkan manajemen untuk bisa menempati posisi empat besar. Ambono Januarianto mengatakan hal serupa juga diberlakukan saat Thomas Doll pertama kali melatih Persija Jakarta.
Tinggalkan Patriot, Persija Jakarta Pilih JIS dan SUGBK Jadi Markas di Liga 1 2024-2025
"Jadi targetnya adalah empat besar. Itu yang kita berikan ke dia, sama seperti waktu kita memberikan target kepada Thomas Doll," kata Ambono Januarianto kepada wartawan, Sabtu (29/6/2024).
Thomas Doll menangani Persija Jakarta pada April 2022. Mantan pelatih Hannover 96 dan Al Hilal itu pun berhasil melebihi target dengan membawa Persija Jakarta menempati posisi kedua di Liga 1 2022/2023.
Resmi Diperkenalkan Jadi Pelatih Persija Jakarta, Carlos Pena Langsung Pimpin Latihan
Namun di musim keduanya, Thomas Doll gagal membawa Persija Jakarta menembus babak Championship Series. Sebab, Persija Jakarta harus mengakhiri musim di posisi kedelapan dengan mendapatkan 12 kemenangan, 12 hasil imbang, dan 10 kekalahan.
Sementara Ambono Januarianto menjelaskan Carlos Pena bisa mendapatkan perpanjangan kontrak bersama Persija Jakarta. Namun hal tersebut bisa diberikan, jika pelatih asal Spanyol itu mampu mencapai atau melebihi target.
Persija Tunjuk Lulusan La Masia Barcelona Jadi Pelatih Baru, Ini Sosoknya
"Tapi kalau misalnya juara, ada kondisi-kondisi lain yang bisa kita bicarakan," pungkasnya,
Editor: Ibnu Hariyanto