Persija Jakarta Serius Bidik Ivar Jenner, Ini Syaratnya
JAKARTA, iNews.id – Persija Jakarta serius membidik Ivar Jenner setelah Direktur Persija Mohamad Prapanca menegaskan Macan Kemayoran siap merekrut gelandang itu jika dibutuhkan pelatih.
Ivar Jenner saat ini memasuki tahun terakhir kontraknya bersama FC Utrecht yang habis pada Juni 2026, sehingga peluang kepindahan terbuka lebar. Situasi ini membuat nama dia semakin sering dikaitkan dengan Persija.
Prapanca menegaskan Persija sangat terbuka untuk memperkuat skuad selama sesuai kebutuhan pelatih dan komite tim. Dia mengatakan langkah perekrutan seperti Jenner tetap berada dalam koridor keputusan teknis.
“Balik lagi, untuk penguatan skuad, (keputusan) bukan di saya. Balik lagi, kalau memang itu pelatih perlu (Ivar Jenner) dengan tim komite untuk penguatan skuad, ya kenapa enggak,” kata Prapanca di Jakarta, Jumat (28/11/2025).
Prapanca menambahkan bahwa klub selalu menjaga proses transfer tetap sesuai anggaran. Selama rencana perekrutan masih berada dalam batas finansial klub, pintu Persija tetap terbuka untuk pemain mana pun.
“Kami selalu terbuka selama masih on track anggaran finansial,” tambahnya.
Dia juga menyatakan kebutuhan Persija tidak hanya terfokus pada satu pemain. Ada dua hingga tiga nama lain yang tengah dipertimbangkan, namun dia belum bisa mengungkapkan detailnya karena proses masih berjalan. “Ya, mungkin juga, memang dia doang? Kan masih ada dua, tiga lagi. Tentunya ini dinamikanya masih on track,” katanya.
Prapanca memastikan pelatih Mauricio Souza sedang menilai sektor mana yang wajib diperkuat agar Persija bisa mencapai target juara musim ini. Evaluasi mendalam terus dilakukan agar skuad makin komplet untuk bersaing di papan atas.
“Saya yakin sekali head coach berusaha yang terbaik di mana targetnya untuk menjadi juara. Tentunya dia akan berusaha melengkapi posisi-posisi mana yang kemungkinan dia pertimbangkan untuk penambahan atau mengganti,” ujarnya.
Dengan target tinggi dan dinamika kebutuhan skuad, peluang merekrut Ivar Jenner menjadi opsi yang semakin realistis bagi Persija.
Editor: Abdul Haris