Pesan Tegas Michael Carrick Usai MU Tumbangkan Arsenal, Euforia Diredam di Ruang Ganti
LONDON, iNews.id – Manchester United (MU) langsung mendapat pesan tegas dari Michael Carrick seusai kemenangan dramatis atas Arsenal di Emirates Stadium, Minggu (25/1/2026). Hasil ini menegaskan kebangkitan Setan Merah di bawah kepemimpinannya.
MU sukses menaklukkan Arsenal, pemuncak klasemen Liga Inggris 2025-2026, lewat gol telat Matheus Cunha. Kemenangan ini hadir hanya beberapa hari setelah MU lebih dulu menundukkan Manchester City, dua hasil besar dalam dua laga pertama Carrick sebagai pelatih kepala.
Rangkaian kemenangan tersebut membawa MU naik ke posisi keempat klasemen sementara Premier League dengan sisa 15 pertandingan musim ini. Peluang lolos ke Liga Champions kini terbuka lebar, namun Carrick memilih menahan euforia sejak awal.
Pelatih berusia 44 tahun itu menegaskan pentingnya sikap rendah hati meski MU baru saja menumbangkan dua tim teratas Liga Inggris. Dia menilai konsistensi menjadi faktor utama agar performa positif tidak terhenti di tengah jalan.
Daftar 5 Calon Pengganti Casemiro, MU Siap Tebus Gelandang Rp2,3 Triliun
Carrick menilai fokus utama bukan soal pesan ke rival, melainkan dampak internal bagi tim. Dia ingin kemenangan besar ini menjadi pemicu kebersamaan, bukan rasa puas berlebihan di ruang ganti.
“Saya pikir ini lebih soal perasaan yang diberikan kepada kami sebagai sebuah grup,” ujar Carrick, dikutip dari Manchester Evening News, Senin (26/1/2026).
Cole Palmer Dirumorkan Ingin Pulang ke MU, Chelsea Langsung Buka Suara
“Para pemain dan tentu para pendukung. Itu yang menjadi perhatian saya, bagaimana hal ini bisa menyatukan kami dan mengangkat kami dengan cara yang sangat positif,” tuturnya.
Frustrasi Gagal ke MU, Emiliano Martinez Siap Berpetualang ke Serie A
Carrick juga menegaskan dia tidak ingin terbawa suasana. Menurutnya, jadwal padat dan persaingan ketat membuat setiap pertandingan berikutnya justru lebih menentukan.
“Saya tidak terbawa suasana. Kami punya pertandingan-pertandingan besar berikutnya, karena setiap laga selanjutnya selalu menjadi laga terbesar,” kata Carrick.
MU Ngebet Rekrut Micky van de Ven, Tottenham Pasang Harga Gila Rp2,25 Triliun
“Kami tidak terbawa suasana, ada hal-hal sangat penting ke depan yang perlu terus kami tingkatkan,” ucapnya.
Dia menyebut dua kemenangan ini sarat emosi dan kepercayaan diri, namun tetap harus diiringi sikap rendah hati. Carrick menilai pemahaman proses menjadi kunci menjaga stabilitas performa MU.
“Dua laga besar. Banyak emosi, banyak energi, dan banyak kepercayaan diri yang bisa diambil dari situ, tapi tetap rendah hati dan memahami bagaimana kami mendapatkan hasil ini, itu sangat penting untuk ke depan,” ujarnya.
Sementara itu, suporter MU sempat melantunkan chant optimistis soal gelar juara saat meninggalkan Emirates Stadium. Namun Carrick sama sekali tidak terpancing dan langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya.
“Dari sudut pandang kami, ini soal melangkah ke pertandingan berikutnya,” kata Carrick.
“Kami baru kurang dari dua minggu bersama, jadi fokusnya membangun kebiasaan dan rutinitas yang baik. Para pemain luar biasa menjalankannya.”
Carrick menegaskan timnya tidak ingin melihat terlalu jauh ke depan. Dia menilai hasil akhir musim akan ditentukan dari konsistensi per laga, bukan perhitungan ambisi sejak dini.
“Kami tidak bisa melihat terlalu jauh. Kami tidak akan melakukannya. Kami akan finis di posisi sesuai hasil yang kami dapatkan,” ucap Carrick.
“Melihat terlalu jauh ke depan bisa berbalik merugikan, jadi kami menjalani ini pekan demi pekan dan laga demi laga.”
Carrick menutup dengan penekanan soal pengelolaan emosi kemenangan. Dia ingin MU mampu menyimpan energi positif tanpa kehilangan kerendahan hati.
“Kami harus menjalaninya. Gunakan emosi, energi, dan kepercayaan diri itu, tapi tetap cukup rendah hati untuk memahami bagaimana dua hasil besar ini bisa diraih. Itu tidak datang dengan mudah, jadi kami harus melanjutkannya dan memanfaatkannya lagi,” tutup Carrick.
Editor: Abdul Haris