Pesepak Bola Thailand Tewas Tersambar Petir, 12 Orang Jadi Korban
SUNGAI GOLOK, iNews.id – Tragedi memilukan terjadi dalam turnamen FA Golok Cup di Stadion Santiphap, Sungai Golok, Provinsi Narathiwat, Thailand. Pesepak bola Thailand, Sofwan Awae, meninggal dunia setelah tersambar petir di lapangan ketika pertandingan semifinal masih berlangsung.
Insiden terjadi pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 17.00 waktu setempat. Saat hujan deras mengguyur stadion, pertandingan tetap dilanjutkan hingga sambaran petir tiba-tiba menghantam area tengah lapangan.
Kepala Kepolisian Sungai Golok, Kolonel Thun Sirikhunt, mengatakan insiden tersebut menyebabkan lebih dari sembilan orang mengalami luka-luka. Salah satu korban yang meninggal adalah Sofwan Awae, pemain Yala FC berusia 24 tahun.
Polisi menerima laporan darurat sekitar pukul 17.30 waktu setempat. Saat petugas tiba di lokasi, Sofwan ditemukan dalam kondisi kritis sebelum dievakuasi oleh tim medis.
"Meski tim medis darurat telah berupaya semaksimal mungkin untuk menyelamatkannya, korban akhirnya meninggal dunia akibat luka berat yang dideritanya," kata Thun Sirikhunt.
Selain korban meninggal, seorang pemain asal Malaysia turut menjadi korban. Dia diketahui bernama Mohamad Alif Ezzahan Zulkifli, 22 tahun. Seluruh korban luka segera dilarikan ke Rumah Sakit Sungai Golok untuk mendapatkan perawatan, sementara polisi masih menyelidiki penyebab dan kronologi lengkap insiden tersebut.
Menurut laporan New Straits Times (NST), peristiwa itu terjadi saat pertandingan semifinal FA Golok Cup mempertemukan Abu x Nong Sirin melawan SAMCOLT, tim gabungan yang diperkuat pemain Thailand dan Malaysia.
Turnamen tersebut juga diikuti sejumlah klub asal Malaysia, termasuk Kelantan FC. Sungai Golok sendiri berada di wilayah perbatasan Thailand dengan negara bagian Kelantan, Malaysia.
NST melaporkan Mohamad Alif Ezzahan Zulkifli memperkuat tim SAMCOLT. Sementara itu, Thai Enquirer menyebut Sofwan Awae bermain untuk Abu x Nong Sirin, meski terdapat perbedaan informasi mengenai tim yang dibelanya saat pertandingan berlangsung.
Media tersebut juga mengungkap Sofwan merupakan pemain sayap Yala FC. Sebelum bergabung dengan klub itu, dia sempat membela Pattani FC dan baru beberapa hari resmi menandatangani kontrak bersama Yala FC sebelum tragedi terjadi.
Kepergian Sofwan memicu duka mendalam di dunia sepak bola Thailand. Yala FC bersama Federasi Sepak Bola Thailand menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
"Federasi turut berduka atas kehilangan ini dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga, semua pihak yang terdampak, serta klub sepak bola yang sedang berduka," demikian pernyataan resmi Federasi Sepak Bola Thailand yang dirilis pada Selasa.
Editor: Abdul Haris