Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Timnas Indonesia U-23 Absen di Asian Games 2026? PSSI Beri Respons Tegas
Advertisement . Scroll to see content

Piala AFF U-23 2025: Vietnam Incar Trofi Ketiga Beruntun di Indonesia

Selasa, 15 Juli 2025 - 18:30:00 WIB
Piala AFF U-23 2025: Vietnam Incar Trofi Ketiga Beruntun di Indonesia
Pelatih Timnas Vietnam U-23 Kim Sang-sik (kanan) terus mempersiapkan tim untuk tampil di Piala AFF U-23 2025. (Foto: FB VFF)
Advertisement . Scroll to see content

BEKASI, iNews.idTimnas Vietnam U-23 datang ke Indonesia dengan misi besar: mempertahankan gelar juara Piala AFF U-23. Tim asuhan Kim Sang-sik itu siap mengulang kesuksesan dua edisi sebelumnya, meskipun pelatih berusia 48 tahun tersebut mengakui persaingan kali ini akan jauh lebih ketat.

Pada edisi 2023, tim muda Golden Star Warriors berhasil merengkuh gelar juara setelah mengalahkan Timnas Indonesia U-23 melalui adu penalti dengan skor 0-0 (6-5). Setahun sebelumnya, mereka juga kampiun usai mengalahkan Thailand 1-0 di final. 

Kini, dengan atmosfer berbeda dan turnamen digelar di tanah Indonesia, Kim Sang Sik menegaskan Vietnam tidak datang hanya untuk berpartisipasi. 

“Kami ingin mengincar trofi di U-23,” tegas Kim dalam konferensi pers jelang pertandingan, Selasa (15/7/2025).

Ia menyebut turnamen ini tidak akan mudah, karena semua tim menunjukkan kesiapan yang tinggi. Fokus dan konsistensi menjadi dua kunci utama yang akan menentukan apakah Vietnam bisa mengulang sukses di turnamen dua tahunan ini.


Laga Pembuka vs Laos, Ujian Fokus Pertama Vietnam

Vietnam tergabung dalam Grup B bersama Laos dan Kamboja. Laga perdana akan mempertemukan mereka dengan Laos di Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, Rabu (16/7/2025). Kim Sang-sik menyebut laga pembuka akan sangat menentukan arah langkah timnya di turnamen ini.

“Tergantung juga terhadap kualitas kami. Kami harus waspada terhadap semua lawan dan bersiap-siap,” ujarnya. Kalimat ini menandakan bahwa sang pelatih tak ingin anak asuhnya lengah, meskipun status juara bertahan masih melekat pada mereka.

Grup B diprediksi lebih terbuka, tetapi bukan berarti tanpa risiko. Laos dan Kamboja dikenal sering memberi kejutan di fase grup, terutama saat menghadapi tim unggulan.

Di sisi lain, Grup A dihuni oleh Timnas Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Brunei Darussalam, sementara Grup C mempertemukan Thailand, Myanmar, dan Timor Leste. Persaingan di ketiga grup tersebut sangat berimbang, membuat jalur menuju semifinal menjadi lebih kompetitif.

Bagi Vietnam, mempertahankan gelar di negara yang mereka kalahkan pada final sebelumnya akan menjadi cerita tersendiri. Apalagi, mentalitas juara menjadi modal berharga dalam laga-laga berintensitas tinggi seperti turnamen ini.

Kim Sang-sik sendiri dikenal sebagai pelatih yang menekankan taktik disiplin dan keseimbangan antara lini tengah dan belakang. Dalam beberapa latihan terakhir, ia juga memfokuskan skuadnya pada simulasi penalti dan transisi cepat, mengantisipasi situasi seperti final edisi 2023 lalu.

Dengan kekuatan pemain muda yang memiliki pengalaman di SEA Games dan beberapa turnamen internasional lain, Vietnam U-23 jelas bukan tim yang bisa dipandang sebelah mata. Namun, tekanan sebagai juara bertahan bisa menjadi beban jika tidak dikelola dengan baik.

Kini, publik menantikan apakah Vietnam mampu menjawab ekspektasi tersebut, atau justru membuka jalan bagi negara lain untuk mengangkat trofi di Jakarta.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut