Profil Tim Piala Dunia 2018: Peru
LIMA, iNews.id – Peru mengakhiri penantian 36 tahun untuk tampil di Piala Dunia. Mimpi itu tercapai setelah tim berjuluk La Blanquirroja itu menang dengan agregat 2-0 atas Selandia Baru pada playoff Interkontinental.
Absen dalam 36 tahun di Piala Dunia menjadi yang terpanjang ketimbang para kontestan lain di Rusia nanti (tidak termasuk debutan Islandia, dan Panama). Sukses mereka menembus playoff merupakan hasil dari kerja keras Peru finis di peringkat 5 klasemen zona CONMEBOL.
Hebatnya, Peru bisa finis di urutan kelima di bawah Brasil, Uruguay, Argentina, dan Kolombia setelah mereka tampil tanpa kekalahan pada 6 laga terakhir kualifikasi. Padahal, Peru sempat hanya meraih satu kemenangan dalam enam laga awal.
Piala Dunia di Rusia nanti bakal menjadi putaran final kelima yang diikuti Peru. Pertama mereka berpartisipasi pada Piala Dunia 1930 dengan status undangan. Setelah itu, mereka sukses tampil di ajang paling elite sepak bola dunia itu pada 1970, 1978, dan 1982 melalui jalur kualifikasi.
PELATIH: Ricardo Gareca

Gareca adalah mantan pemain tim nasional Argentina. Dia ditunjuk sebagai pelatih Peru pada tahun 2015 setelah menunjukkan sentuhan emasnya di beberapa klub di Amerika Selatan. Pelatih berjuluk El Tigre itu akhirnya mengukir sejarah dengan memimpin La Blanquirroja ke Piala Dunia pertama mereka dalam 36 tahun.
PEMAIN BINTANG: Jefferson Farfan

Meski kini berusia 33 tahun, Farfan membuktikan dirinya tetaplah penting dalam usaha negaranya menembus Rusia 2018. Dia menyumbang gol-gol penting, terutama dalam kemenangan atas Paraguay dan saat melumat Selandia Baru pada playoff intercontinental.
PRESTASI DI PIALA DUNIA
|
Uruguay 1930 |
Fase Grup |
|
Meksiko 1970 |
Perempat Final |
|
Argentina 1978 |
Putaran Kedua |
|
Spanyol 1982 |
Fase Grup |
PERKIRAAN FORMASI (4-4-2)

Grup C
Prancis, Denmark, Australia, Peru
Jadwal Pertandingan
16 Juni, pukul 23.00 WIB
Peru vs Denmark
21 Juni, pukul 22.00 WIB
Prancis vs Peru
26 Juni, pukul 21.00 WIB
Australia vs Peru
PREDIKSI: Fase Grup
Berada satu grup dengan Prancis, Denmark, dan Australia menjadi ujian tersendiri buat Peru untuk bisa lolos ke fase knock-out. Laga pertama kontra Denmark akan sangat menentukan langkah mereka ke putaran selanjutnya.