Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Persebaya Menang 1-0 atas PSIM, Gol Alex Martin Menit 81 Jadi Penentu
Advertisement . Scroll to see content

PSMS Melaju ke Semifinal, Djanur Puji Persiapan Timnya

Minggu, 04 Februari 2018 - 00:46:00 WIB
PSMS Melaju ke Semifinal, Djanur Puji Persiapan Timnya
Para pemain PSMS merayakan kemenangan atas Persebaya Surabaya lewat adu penalti di Stadion Manahan, Sabtu (3/2/2018). (Foto: ANTARA)
Advertisement . Scroll to see content

SOLO, iNews.id - PSMS Medan akhirnya memastikan diri mendapat satu tempat ke semifinal Piala Presiden usai menyingkirkan Persebaya Surabaya lewat adu penalti di Stadion Manahan, Sabtu (3/2/2018). Pelatih PSMS Djajang Nurjaman pun mengungkapkan persiapan timnya menjadi penentu keberhasilan.

Pada laga tersebut, Ayam Kinantan memang menunjukkan mentalitas prima, setelah berhasil menang dalam adu penalti, setelah di waktu normal laga berakhir imbang 3-3. Apalagi, PSMS yang sempat unggul 3-1, mampu disamakan oleh Persebaya.

“Puji syukur kepada Allah, PSMS yang tidak diunggulkan bisa masuk semifinal. Ini karena persiapan kami luar biasa. Saya juga harus mengucapkan selamat kepada para pemain yang sudah berhasil lolos ke semifinal,” ungkap mantan pembesut Persib itu di situs resmi Piala Presiden.

Pada masa adu penalti, dari kubu PSMS Legimin Raharjo, Wilfried N’Guessan, Suhandi dan Abdul Aziz berhasil mengeksekusi penalti dengan baik. Sedangkan dari Persebaya hanya Misbakus Solihin, Fandry Imbiri dan Oktafianus Fernando yang mampu melakukan tugasnya.

Meski begitu, Djanur tetap memberikan pujian kepada Persebaya. Apalagi, di pertandingan tersebut, The Green Force menunjukkan semangat pantang menyerah, apalagi mereka sempat tertinggal cukup jauh sebelum bisa menyamakan kedudukan.

“Kami menaruh respek terhadap Persebaya. Mereka sudah sangat layak bermain di level Liga 1. Cara mereka memainkan bola sudah bagus. Saya pikir Persebaya sudah siap bermain di Liga 1, tidak kalah mapan dengan tim di kompetisi kasta tertinggi,” tuturnya.

Dia pun menegaskan bahwa saat ini, PSMS sudah mulai diperhatikan. “PSMS menurut saya mulai diperhitungkan. Itu karena kami bisa mengalahkan banyak tim di Liga 1, saat fase grup,” ungkap Djanur menambahkan.

Sedangkan, dari kubu Persebaya sang pelatih, Alfredo Vera tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Namun, dia tak mau larut dalam hal tersebut, dan menegaskan bahwa timnya mendapat pembelajaran dari itu.

“Tidak siapa pun yang suka kalah, tapi dari pertandingan ini kami dapat banyak pengalaman pertandingan. Mungkin kecewa karena kami seharusnya menang. Lihat, kami sempat ketinggalan 1-3, tetapi bisa menyusul 3-3. Itu merupakan poin yang baru buat kami,” ujarnya.

Pelatih asal Argentina itu pun mengungkapkan bahwa timnya sudah berusaha maksimal untuk bisa menang. Namun, menurutnya hasil minor ini, hanya karena timnya kurang beruntung.

“Saya pastikan tim ini sudah bekerja keras, tapi ke depan masih ada waktu untuk memperbaiki kekurangan Mungkin kami tidak jodoh dengan semifinal. Soal adu penalti, itu sudah biasa kami latih. Tapi saya pikir, kami ada sedikit kurang tenang, ditambah pertandingan tak bisa diprediksi,” jelas Vera.

Editor: Haryo Jati Waseso

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut