PSSI dan Bos Klub Beli Tiket Indonesia Vs Argentina Sendiri, Effendi Syahputra: Wujud Profesionalitas Federasi
JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum PSSI Erick Thohir memastikan tidak ada tiket gratis pada pertandingan Indonesia vs Argentina. Jajaran pengurus PSSI dan pemilik klub membeli tiket dari kantong pribadi masing-masing.
Merespons hal tersebut, Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPP Partai Perindo Effendi Syahputra mengapresiasi ketegasan ET dalam urusan tiket.
Effendi Syahputra --yang merupakan bacaleg DPRD DKI Jakarta Dapil 7, yang meliputi Jakarta Selatan (Kecamatan Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Cilandak, Pesanggrahan, dan Setiabudi) itu-- menyebutkan, hal itu merupakan budaya baru yang patut dilestarikan.
"Kita apresiasi PSSI yang membudayakan anggotanya untuk membeli tiket tidak lagi berharap gratisan, ini sebagai wujud keprofesionalan federasi kita dan kita harap bisa konsisten terus ke depannya begini," kata Effendi, Selasa (6/6/2023).
Tiket Indonesia Vs Argentina Tersisa 40.000 Lembar! Fans Garuda Jangan Sampai Kehabisan
Politisi Partai Perindo --partai yang ditetapkan KPU bernomor urut 16 pada kertas suara Pemilu 2024 itu-- melanjutkan, dengan adanya hal tersebut ia meminta PSSI untuk mengalokasikan tiket dengan jumlah tertentu untuk mereka.
Argentina Terancam Kehilangan Senjata Andalan saat Lawan Indonesia, Siapa Dia?
Juru bicara nasional Partai Perindo --partai yang dikenal peduli rakyat kecil, gigih memperjuangkan penciptaan lapangan kerja, dan Indonesia sejahtera itu-- menyebutkan, dengan keikutsertaan dalam organisasi sepak bola, bukti mereka penggemar sepak bola sesungguhnya.
"PSSI juga harus mengalokasikan tiket dengan jumlah tertentu kepada para klub-asprov dan football family secara khusus, karena takutnya kalau semua dibiarkan umum justru para penggemar sepak bola yang sesungguhnya," tuturnya.
Tiket Indonesia vs Argentina Ludes 15 Menit, Partai Perindo: Bukti Laga Ini Dinantikan Pencinta Sepak Bola
"Football family sebenarnya akhirnya kalah bertarung di war tiket yang akhirnya harus beli lebih mahal dari para calo tiket," ucapnya.
Editor: Reynaldi Hermawan