Rashford Antusias Dilatih Carrick, Tapi Pintu Keluar MU Belum Tertutup
JAKARTA, iNews.id – Marcus Rashford antusias bekerja di bawah Michael Carrick setelah kembali bergabung dengan Manchester United (MU), tetapi peluang sang penyerang meninggalkan klub masih terbuka. Pemain berusia 28 tahun itu kembali ke skuad Setan Merah untuk menjalani tur pramusim setelah masa depannya sempat menjadi sorotan.
Rashford sebelumnya berharap bisa bergabung secara permanen dengan Barcelona setelah menjalani masa peminjaman yang cukup sukses. Namun, klub raksasa Spanyol tersebut memilih tidak mengaktifkan opsi pembelian dalam kesepakatan transfer sementara itu.
Barcelona kemudian mendatangkan Anthony Gordon dan Karim Adeyemi untuk memperkuat lini serang. Meski begitu, peluang Rashford kembali masuk radar Blaugrana masih terbuka setelah Barcelona berencana melepas Ferran Torres ke Paris Saint-Germain.
Di tengah situasi tersebut, Rashford kini fokus bersama MU dan menjalani persiapan pramusim. Menurut laporan The Athletic, dia disebut bersemangat mendapat kesempatan bekerja dengan Carrick yang pernah menjadi bagian dari perjalanan awal kariernya di Old Trafford.
Carrick bukan sosok asing bagi Rashford. Mantan gelandang MU itu berada dalam skuad saat Rashford menjalani debut bersama Setan Merah pada Februari 2016.
Rashford diperkirakan belum akan langsung mendapat banyak menit bermain dalam laga pramusim melawan Leeds United dan AC Milan karena baru memulai persiapan bersama tim. Namun, dia masih berpeluang tampil dalam dua pertandingan uji coba terakhir sebelum MU menghadapi Hull City pada laga pembuka kompetisi.
MU juga masih berusaha memperkuat skuad sebelum musim baru dimulai. Salah satu nama yang dikaitkan dengan Setan Merah adalah pemain muda Arsenal, Myles Lewis-Skelly.
Situasi tersebut memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan pertukaran pemain antara Rashford dan Lewis-Skelly. Arsenal diketahui sedang mencari winger kiri baru, sementara MU membutuhkan tambahan pemain di posisi gelandang dan bek kiri.
Mantan bek Arsenal Lee Dixon menilai pertukaran tersebut bisa menjadi opsi menarik. Dia menilai Rashford bisa kembali menemukan performa terbaik jika mendapat dukungan yang tepat.
“Apakah saya akan menukar mereka (Myles Lewis-Skelly dan Marcus Rashford)? Tahu tidak, saya mungkin akan melakukannya. Dan itu bukan karena Myles Lewis-Skelly, ini tentang memberinya kebebasan untuk pergi dan mengembangkan permainannya di tempat lain,” ujar Lee Dixon kepada BestBettingSites.
“Dengan Marcus Rashford, dia adalah pemain yang membutuhkan dukungan. Arteta akan bagus untuknya. Berikan dia cinta, berikan dia kebebasan bermain di sisi kiri, dan ya, saya ingin melihat dia mengenakan seragam Arsenal,” lanjutnya.
“Saya punya keraguan apakah dia secara konsisten bisa menjadi pemain kelas dunia, tetapi berdasarkan skuad Arsenal saat ini, dia akan menjadi tambahan yang bagus,” tambah Dixon.
Meski demikian, peluang pertukaran Rashford dengan Lewis-Skelly masih dinilai kecil. Laporan The Mirror menyebut Rashford tetap ingin mencari jalan keluar dari Old Trafford untuk menghidupkan kembali kariernya.
Pembicaraan mengenai masa depan Rashford akan berlangsung dalam waktu dekat. Jika memutuskan pergi dari MU, pemain Timnas Inggris itu kemungkinan harus kembali melanjutkan kariernya di luar Inggris.
Editor: Abdul Haris