Raymond/Joaquin Waspadai Ancaman Wakil China di Perempat Final French Open 2026
PARIS, iNews.id – Raymond Indra/Nikolaus Joaquin tak mau terlena dengan rekor kemenangan atas Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi menjelang perempat final French Open 2026. Ganda putra Indonesia itu menyadari pasangan China tersebut tetap berbahaya meski pernah mereka kalahkan.
Raymond/Joaquin dijadwalkan menghadapi Hu/Lin di Grand Paris Arena, Paris, Prancis, Jumat (23/10/2026). Pertandingan ini menjadi ujian berikutnya bagi pasangan muda Indonesia dalam perburuan tiket semifinal turnamen bulu tangkis bergengsi tersebut.
Nikolaus Joaquin mengingatkan rekannya untuk tidak menganggap enteng Hu/Lin. Menurut dia, kemenangan pada pertemuan sebelumnya bukan jaminan mereka bisa kembali mengatasi pasangan China tersebut.
"Kami memang pernah menang melawan mereka, tetapi tidak bisa meremehkan karena pada pertemuan sebelumnya skornya juga ketat," kata Joaquin melalui rilis resmi PBSI, Jumat (23/10/2026).
Joaquin menilai persaingan di babak delapan besar semakin sulit. Setiap pasangan yang berhasil mencapai perempat final memiliki kualitas dan peluang untuk melangkah lebih jauh.
Karena itu, Raymond/Joaquin bertekad mempersiapkan strategi secara maksimal. Mereka tidak ingin kehilangan kesempatan menembus semifinal hanya karena terlalu percaya diri menghadapi lawan yang pernah dikalahkan.
Kepercayaan diri Raymond/Joaquin meningkat setelah mereka menyingkirkan pasangan China lainnya, Chen Bo Yang/Liu Yi, pada babak 16 besar French Open 2026.
Bertanding di Grand Paris Arena, Kamis (22/10/2026), Raymond/Joaquin berhasil mengamankan kemenangan dua gim langsung dengan skor 24-22 dan 22-20.
Meski menang tanpa harus memainkan gim penentuan, pasangan Indonesia itu mendapat perlawanan sengit. Selisih angka yang tipis pada kedua gim memperlihatkan ketatnya persaingan memperebutkan tiket perempat final.
Joaquin mengaku penampilannya dalam pertandingan tersebut mengalami peningkatan dibandingkan laga-laga sebelumnya. Dia merasa lebih nyaman menjalankan permainan dan mampu menikmati pertandingan.
"Puji Tuhan bisa menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan dan tanpa cedera. Saya merasa penampilan hari ini, khususnya saya, lebih baik dibandingkan pertandingan-pertandingan sebelumnya. Saya lebih menikmati pertandingan," ujarnya.
Selain berhasil melangkah ke babak berikutnya, Joaquin bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan tanpa mengalami cedera. Kondisi tersebut menjadi modal penting menjelang duel melawan Hu/Lin.
Sementara itu, Raymond mengungkap salah satu kunci keberhasilan mereka menaklukkan Chen/Liu. Pasangan Indonesia tersebut sudah mempelajari karakter permainan lawan sebelum turun ke lapangan.
Menurut Raymond, Chen/Liu memiliki kemampuan bertahan yang baik dan kerap memanfaatkan kesempatan untuk melancarkan serangan balik. Pola tersebut menjadi perhatian khusus dalam persiapan mereka.
"Kami sudah mengantisipasi pola permainan mereka yang bertahan lalu balik menyerang. Kami tahu mereka akan terus mengembalikan bola. Itu yang kami persiapkan untuk pertandingan hari ini," kata Raymond.
Antisipasi terhadap pola permainan lawan membantu Raymond/Joaquin melewati dua gim yang berlangsung ketat. Mereka mampu mengatasi perlawanan Chen/Liu hingga memastikan kemenangan.
Kini, tantangan berbeda sudah menanti Raymond/Joaquin di perempat final French Open 2026. Hu/Lin berpeluang memberikan perlawanan sengit, terlebih pertemuan sebelumnya juga berlangsung dengan skor ketat.
Raymond/Joaquin pun harus kembali menyiapkan strategi terbaik untuk menghadapi pasangan China tersebut. Kemenangan atas Chen/Liu menjadi bekal positif, tetapi perjuangan mereka menuju semifinal French Open 2026 masih harus ditentukan di lapangan.
Editor: Abdul Haris